Bocah 3,6 Tahun Ditemukan Meninggal di Saluran Irigasi

oleh
Tubuh bocah berusia 3,6 tahan (2 tahun 6 bulan) berinisial I saat ditemukan meninggal dunia di saluran irigasi Gabe Las, Dusun Kaban Tengah, Desa Kentara, Kecamatan Lae Parira, Kabupaten Diairi, Senin (19/12). (Humas Polres Dairi for Posmetromedancom)

POSMETROMEDAN.com – Bocah berusia 3,6 tahan (2 tahun 6 bulan) berinisial I ditemukan meninggal dunia di saluran irigasi Gabe Las, Dusun Kaban Tengah, Desa Kentara, Kecamatan Lae Parira, Kabupaten Diairi, Senin (19/12).

Mayat korban ditemukan oleh tim pencari unsur Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) Lae Parira melibatkan Polsek Parongil, Koramil 03/Parongil dan perangkat Desa.

“Senin, sekitar pukul 12.00 WIB mayat bocah berusia 3,6 tahun itu ditemukan oleh tim yang sebelumnya dibentuk dua tim,” terang Camat Lae Parira, Lamhot Silalahi, kepada wartawan.

BACA JUGA..  Keracunan MBG di Karo, Siswi Berprestasi Alami Gangguan Ingatan

Mayat tersebut kini dievakuasi ke rumah duka di Dusun II, Desa Sumbul, Kecamatan Lae Parira.

Korban ditemukan dengan jarak kurang lebih sekitar 2 KM dari tempat awal korban bermain/menghilang.

Diketahui, tempat tinggal korban berdekatan dengan saluran irigasi Gabe Las dengan posisi dua sisi, yakni sisi tampak belakang dan tampak samping rumah korban dengan jarak kurang lebih 100 meter.

BACA JUGA..  Sakit Perut Usai Makan Puding MBG , 2 Siswa SMP Negeri 1 Lubuk Pakam Dirawat di Rumah Sakit

Sebelumnya dilaporkan, korban yang merupakan anak pasangan dari M Yunus Moko Ginta Harahap dan Maimanah Angkat, keluar rumah pada Minggu (18/12) sekira pukul 10.45 WIB.

Akan tetapi, setengah jam ia tidak pulang ke rumah. Oleh neneknya Purbanin br Situngkir melakukan pencarian dan memberitahukan kepada warga sekitar.

Korban diduga pergi ke arah saluran irigasi. Oleh warga kemudian mematikan tali air Gabe Las. Hingga warga memberitahukan peristiwa tersebut ke pihak kepolisian, pemerintah Desa dan Kecamatan.

BACA JUGA..  Erupsi Anak Krakatau, Puluhan Penerbangan Kualanamu - Jakarta Dibatalkan

Dari situ, tim pencarian pun dibentuk guna melakukan pencarian di sekitar aliran sungai dari hulu sampai hilir hingga di lahan perkebunan warga. Pada hari Senin (19/12) korban bocah 3,6 tahun itu ditemukan dengan keadaan meninggal dunia. (*)

Reporter: Oki Budiman
Editor: Hiras Situmeang