POSMETRO MEDAN – Lengah sedikit, motor raib. Komplotan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) kembali beraksi di Kota Medan. Kali ini, satu unit Honda Beat bernomor polisi 2428 AIT digasak dari kawasan Jalan William Iskandar, Medan Tembung.
Aksi komplotan tersebut terjadi saat sepeda motor milik Yulia Rahma Siregar digunakan anggota keluarganya untuk membeli makanan di salah satu warung ayam penyet, Senin (24/8/2026).
Tak berlangsung lama, motor yang diparkir di sekitar warung tersebut tiba-tiba sudah tidak berada di tempat.
“Kebetulan sepeda motor itu dipakai anggota om saya untuk beli makanan. Terus pas mau pulang, sudah hilang,” kata Yulia, Selasa (8/9/2026).
Perempuan berusia 24 tahun itu kemudian mendatangi lokasi dan meminta rekaman kamera pengawas (CCTV) kepada pemilik warung.
Dari rekaman tersebut, terlihat aksi para pelaku yang diduga telah mengincar kendaraan korban. Yulia pun membawa bukti rekaman CCTV tersebut saat membuat laporan ke Polsek Medan Tembung.
Ironisnya, lokasi tersebut disebut bukan kali pertama menjadi sasaran pencurian kendaraan bermotor.
“Kata pemilik warung udah beberapa kali kehilangan di situ. Anaknya juga kehilangan sepeda motor di situ,” ungkap Yulia.
Laporan korban kemudian ditindaklanjuti Unit Reskrim Polsek Medan Tembung. Polisi akhirnya berhasil mengamankan seorang pria berinisial MCP, warga Desa Tembung, Kecamatan Percut Sei Tuan.
Kapolsek Medan Tembung, Kompol Ras Maju Tarigan, mengatakan MCP ditangkap di Jalan William Iskandar, Minggu (6/9/2026).
“Saat kita amankan, pelaku sedang berjalan seorang diri. Saat kita interogasi, pelaku juga mengakui perbuatannya,” ujar Ras Maju.
Dari hasil pemeriksaan, aksi pencurian tersebut ternyata dilakukan secara berkelompok. Total terdapat empat orang yang terlibat.
Tiga pelaku bertugas memantau situasi sekitar, sedangkan satu pelaku lainnya berperan sebagai eksekutor. Untuk membawa kabur motor korban, pelaku merusak kunci kontak menggunakan kunci letter T.
Polisi kini masih memburu tiga pelaku lainnya yang identitasnya telah dikantongi.
“Saat ini kita masih melakukan pengejaran untuk menangkap pelaku lain,” tegas Ras Maju.
Kasus tersebut masih dalam penanganan Unit Reskrim Polsek Medan Tembung. Polisi juga terus mendalami kemungkinan keterlibatan komplotan tersebut dalam aksi curanmor lainnya di wilayah Medan Tembung dan sekitarnya.
Editor: Oki Budiman











