POSMETRO MEDAN – Jaringan penjualan motor curian di Langkat Dibongkar polisi, dua orang warga Kecamatan Tanjung Pura, diringkus polisi.
Keduanya ditangkap dalam pengembangan kasus pencurian sepeda motor (curanmor) di Jalan Jurung, Kelurahan Pekan Tanjung Pura.
Kasus pencurian terjadi pada Minggu, (23/8/2026) sekitar pukul 03.45 WIB.
“Peristiwa itu bermula saat saksi Siyorita A Br Silalahi, terbangun sekitar pukul 03.30 WIB karena mendengar suara pintu besi bagian depan rumah seperti dibuka seseorang,” ujar Kapolsek Tanjung Pura, AKP Donny Pance Simatupang, Selasa (8/9/2026).
Lanjut Donny, saat saksi memeriksa bagian depan rumah, saksi mendapati sepeda motor yang sebelumnya terparkir di ruang depan telah hilang.
Saksi kemudian berteriak meminta pertolongan hingga dua orang warga datang ke lokasi kejadian.
“Kejadian tersebut kemudian dilaporkan kepada korban, Aden Bohler Silalahi. Korban pun langsung membuat laporan ke Polsek Tanjung Pura,” ucap Donny.
Dalam proses penyelidikan, personel memperoleh informasi dari seorang saksi, jika pembeli sepeda motor pertama berinisial FDM.
Dari keterangan tersebut, diketahui sepeda motor milik korban telah dijual kembali kepada pembeli berikutnya berinisial PRT.
Berdasarkan informasi tersebut, Kanit Reskrim Polsek Tanjung Pura, Ipda Armalis bersama personelnya melakukan pengembangan penyidikan.
“Pada Kamis (3/9/2026) sekitar pukul 17.00 WIB, personel berhasil mengamankan dua orang tersangka berinisial PRT sebagai penadah dan ADK yang merupakan tersangka utama,” kata Donny.
Namun, dari hasil pemeriksaan awal, sepeda motor milik korban diketahui telah kembali dijual oleh kedua tersangka melalui marketplace kepada pembeli lainnya.
“Kedua tersangka kemudian dibawa ke Polsek Tanjung Pura untuk menjalani pemeriksaan dan proses penyidikan lebih lanjut,” ucap Donny.
Polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti, diantaranya satu kursi kayu, satu pasang sandal karet warna hitam merek Carvil, serta dua batang besi berukuran delapan milimeter dengan panjang sekitar 30 sentimeter.
Donny mengatakan pihaknya masih melakukan pendalaman untuk mengungkap secara utuh rangkaian peristiwa, termasuk menelusuri keberadaan sepeda motor milik korban serta pihak-pihak lain yang diduga terlibat.(bbs)











