POSMETRO MEDAN – Kondisi SD Negeri Simpang Empat Kecamatan Babussalam Kabupaten Aceh Tenggara cukup Memperihatinkan.Meski tiap tahun menerima Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) ratusan juta rupiah, fasilitasnya masih jauh dari layak.
Pengelolaan dana BOS tidak transparan. Diduga anggaran tersebut diselewengkan pihak sekolah.
Tudingan dugaan penyelewengan dana BOS itu disampaikan oleh wali murid kepada Posmetromedan Selasa (3/3).
Wali murid menyebutkan dana BOS di SDN Simpang Empat pada tahun 2025 Rp.137.240.000
Bangunan sekolah terlihat seperti tidak terawat plafon rusak,kaca jendela pecah,lantai pecah,pintu kelas rusak, MCK tidak terawat besarnya anggara dana BOS yang di kelola sampai sekolahpun tak terawat,”kata wali murid.
“Rawannya dana BOS ini dikorupsi akibat lemahnya pengawasan dari Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Aceh Tenggara, Julkifli, beserta para pengawas dan UPTD,”sebut wali murid.
Seharusnya, dana BOS ini mulai dari pencairan hingga penggunaan harus diawasi agar tidak menyimpang karena banyaknya dugaan korupsi di dana BOS ini.
“Kami minta pihak polres agara melalui kanit Tipikor untuk segera melakukan penyelidikan Dana BOS tahun 2025 di SDN Simpang Empat” tegas wali murid.
Posmetromedan mencoba meminta tanggapan Mantan Kepsek SDN Simpang Empat Jabal Nurdin melalui pesan WhatsApp atas dugaan penyelewengan dana BOS Tapi hingga berita ini dipublikasikan, Jabal Nurdin tidak memberikan jawaban apapun Selasa (3/3).(Zal)
EDITOR : Putra











