Diduga Asal-Asalan,Warga Desak Jaksa Periksa Proyek P3-TGAI Desa Lawe Bekung Pelaksana P3A Marsada

oleh
Proyek diduga asal jadi.

POSMETRO MEDAN – Pembangunan irigasi melalui Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) di Desa Lawe Bekung, Kecamatan Badar, kembali menuai sorotan. Proyek yang menelan anggaran sebesar Rp195. 000.000 dari APBN pelaksana P3A Marsada itu disinyalir tidak memenuhi standar teknis dan asal jadi.

Dari hasil investigasi lapangan posmetromedan Sabtu (29/11) menemukan sejumlah kejanggalan. Salah satunya dinding tidak di haluskan, lantai dikerjakan kurang rapi

Hal ini jelas proyek P3-TGAI Desa Lawe Bekung dikerjakan asal-asalan.

Kondisi tersebut memperkuat dugaan adanya praktik penyimpangan dalam pelaksanaan proyek.

Program P3-TGAI sendiri merupakan salah satu program Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Ditjen Sumber Daya Air, yang bertujuan memperbaiki dan meningkatkan jaringan irigasi agar manfaatnya langsung dirasakan oleh para petani. Namun, apabila kualitas pengerjaan dan material yang digunakan tidak sesuai, manfaat program ini dikhawatirkan tidak akan bertahan lama,”kata warga.

BACA JUGA..  Satres Narkoba Polres Agara  Gencar Memburu Pengedar Sabu

‎Lemahnya pengawasan membuat Warga menduga P3-TGAI hanya sebatas formalitas belaka. Padahal, program ini dirancang untuk meningkatkan kesejahteraan petani melalui pengelolaan irigasi yang lebih baik

‎Warga mendesak aparat penegak hukum, kejaksaan,agar segera turun meninjau lokasi. Tanpa langkah tegas, proyek irigasi yang menelan anggaran negara tersebut dikhawatirkan hanya menambah catatan kelam pembangunan infrastruktur di Aceh Tenggara dan periksa kelompok pelaksana P3A Marsada Desa Lawe Bekung.(Zal)

BACA JUGA..  Satres Narkoba Polres Agara  Gencar Memburu Pengedar Sabu

 

EDITOR : Putra