Diskominfo Langkat Leading Sektor Teknologi Informasi 

oleh
Pengucap Korpri oleh Edi Erwanto (Staf Diskominfo Langkat) pada pelaksanaan apel gabungan jajaran Pemkab Langkat, Senin (23/10/23) di halaman Kantor Bupati Langkat, Kelurahan Kuala Bingai, Kecamatan Stabat, Langkat. (Istimewa)

POSMETROMEDAN.com- Di era pemerintahan berbasis elektronik, pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi digital dalam proses pemerintah akan meningkatkan efesiensi, efektivitas transparansi dan akuntabilitas seluruh pemerintah mulai pemerintah pusat sampai daerah.

Diakui Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Pemkab Langkat, Rudi Kinandung saat memimpin apel gabung jajaran Pemkab Langkat, di halaman Kantor Bupati Langkat, Stabat, Senin (23/10/23).

Ia menjelaskan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Langkat sebagai leading sektor di bidang teknologi informasi dan komunikasi.

Jadi bertanggung jawab dalam mengawal transformasi birokrasi manual menuju digital.

Hal itu sesuai Peraturan Daerah nomor 3 tahun 2023 tentang penyelenggaraan pemerintah berbasis elektronik, dan keberadaan Langkat Command Center (LCC) yang berdiri sejak Desember 2017 sebagai pondasi dalam pengembangan dan implementasi SPBE di lingkungan Pemkab Langkat.

BACA JUGA..  SDN 1 Semadam Tidak Layak Dipakai, Kadis Dikbud Agara Dianggap Lalai

“Ini merupakan awal menuju Langkat sebagai Kabupaten Pintar yang bersaing dalam E-Goverment,” ungkapnya.

“Pencapaian ini menorehkan prestasi dengan terpilihnya Langkat sebagai satu dari tujuh kabupaten/kota se Sumatera Utara dalam program gerakan menuju 100 smartcity se Indonesia dari 2018 sampai saat ini,” sambungnya.

Rudi Kinandung menegaskan pelaksanaan SPBE di lingkungan pemerintahan daerah tidak bisa untuk di tunda lagi, karena salah satu parameter yang akan di evaluasi oleh Kemenpan-RB sebagai leading sektor dibidang reformasi birokrasi.

BACA JUGA..  Kacabdisdik Apresiasi Kehadiran Pegawai di Hari Pertama Pasca Lebaran

Kemenpan-RB memberikan nilai berupa index yang menggambarkan nilai kematangan SPBE pada setiap kementrian, lembaga, instansi dan pemerintah daerah.

“Saya instruksikan kepada seluruh jajaran SKPD untuk melakukan kolaborasi dan sinergitas sebagai kunci dalam implementasi SPBE yang terpadu di Langkat, khususnya sektor pelayanan publik,” pungkasnya.

Sehubungan dengan pelaksanaan pelayanan publik nasional – layanan aspirasi dan pengaduan online rakyat (SP4N-Lapor) merupakan aplikasi umum yang digunakan sebagai aplikasi yang memudahkan masyarakat dalam mengawal dan mengawasi jalannya roda pemerintahan.

SP4N-Lapor merupakam perwujudan program nasional dalam penggunaan aplikasi pengaduan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

BACA JUGA..  Dosmar Banjarnahor Dinilai Layak Dinobatkan Bapak Pembangunan Humbahas

“Saya perintahkan kepada seluruh SKPD Terkait yang telah bergabung dalam aplikasi SP4N Lapor agar bersungguh sungguh dalam menjawab, merespon dan menyelesaikan keluhan dari masyarakat. Saya akan memantau dan mengevaluasi pelaksanaan aplikasi ini terkait pelayanan yang tidak baik dari SKPD terkait,” tegasnya.

Petugas apel sebagai Perwira Apel Trio Prananta Sembiring (Sekretaris Diskominfo Langkat), Komandan Apel Muhammad Nas Arif Syahputra (Kabid PTAI Diskominfo Langkat), dan Pengucap Korpri oleh Edi Erwanto (Staf Diskominfo Langkat).(*)

Reporter: MA Santoso
Editor: Mangampu Sormin