POSMETROMEDAN.com-Judi tembak ikan merk Domino langgeng beroperasi di Kota Medan. Sikap polisi yang seolah-olah tutup mata membuat banyak pihak gerah.
“Judi tembak ikan ini, khususnya merk Domino sudah sangat meresahkan masyarakat Kota Medan,” ujar praktisi hukum Kota Medan, Edy Sembiring SH kepada POSMETROMEDAN.com, Senin (8/11/2021) siang.
“Kita minta Kapolda Sumut (Kapoldasu) Irjen RZ Panca Putra Simanjuntak mengevaluasi kinerja Kapolrestabes Medan Kombes Riko Soenarko kalau tidak bisa menutup lokasi-lokasi itu,” sambungnya.
Sebab menurut Edy, bila dibiarkan terus beroperasi akan menimbulkan asumsi buruk terhadap wajah Kepolisian. Masyarakat akan menduga polisi ‘bermain mata’ dengan bandar dan pengelola judi.
“Kalau dibiarkan terus beroperasi, wajar saja masyarakat menduga pihak Kepolisian ‘bermain mata’. Karena tidak ada tindakan yang berarti,” tegas Edy.
“Wajah Kepolisian harus bersih, Polri harus Presisi,” sambung Edy yang bernaung di Kantor Hukum Pahlawan Teguh Lubis & Partners.
Soal bungkamnya Polsek Medan Barat, Edy menduga Kapolsek tidak bisa mengimplementasikan Undang-undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2008, tentang Keterbukaan Informasi Publik.
“Di dalam Undang-undang itu kan sudah jelas diatur soal keterbukaan informasi kepada publik. Nah, masa ada wartawan bertanya soal lokasi judi tidak dijawab,” tutur Edy.
Edy meminta kepada pihak Kepolisian bersihkan judi tembak ikan berlabel Domino. Selain itu, tangkap bandar dan pengelolanya.
“Kalau sulit dibersihkan, tangkap bandarnya. Ibarat ular, dipotong kepalanya supaya tidak bergerak lagi,” sebut Edy.
Sebelumnya diberitakan, warga Jalan KL Yos Sudarso, Kelurahan Pulo Brayan, Kecamatan Medan Barat resah dengan aktifitas judi tembak ikan Domino yang beroperasi di kawasan mereka.
Namun sayang, pihak Polsek Medan Barat dan Polrestabes Medan tidak berkutik dengan permainan illegal itu. Sudah 8 bulan judi tersebut bebas beroperasi.
Diketahui, lokasi judi tembak ikan merk Domino berlokasi di Jalan KL Yos Sudarso, No 121, Kelurahan Pulo Brayan, Kecamatan Medan Barat. Akun merupakan orang yang mengelola judi tersebut.
Warga Jalan Besi Medan ini sembunyi atau sengaja menutup diri. Namun aneh, tidak satu petugas Kepolisian berani menyentuhnya.
Judi tembak ikan Domino sudah sangat menjamur di Kota Medan. Awalnya judi ini berlabel Hitam Putih.
Kemudian berganti nama menjadi Fortune. Belakangan, sang pengelola atau bandar mengganti label menjadi Domino.(tim)












