Ngaku Ditipu, Wanita Berhijab Todong Karyawati Toko Ponsel

oleh
oleh
Pelaku penodongan karyawati toko ponsel.

POSMETRO MEDAN – Mengaku menjadi korban penipuan, wanita berhijab yang belakangan diketahui bernama Adinda Putri todong karyawati toko ponsel pakai pisau.

Tindakan wanita berusia 28 tahun sempat menghebohkan pengunjung toko ponsel di Jalan SM Raja, Teladan Barat, Medan Kota tersebut.

Adinda yang tinggal di Young Panah Ijo Lorong Sekolah, Desa Labuhan Deli, Medan Marelan itu diketahui telah mempersiapkan senjata tajam (sajam) di dalam tasnya.

Kanit Reskrim Polsek Medan Kota, PM Tambunan, menjelaskan kejadian itu terjadi pada Jumat (17/4/2026) siang. Saat itu Adinda Putri mendatangi toko ponsel seorang. Ia dilayani oleh karyawati bernama Adela Nurhamdah (26) warga Medan Amplas.

BACA JUGA..  PT Medan Perberat Hukuman Pembunuh Pacar

“Pelaku datang ke toko dan berkomunikasi dengan korban. Dia menanyakan masalah harga handphone (HP),” ucap PM Tambunan, Minggu (19/4/2026).

Tak berapa lama berkomunikasi, sebuah keributan terjadi di depan toko. Petugas sekuriti pun keluar toko dan mengamankan keributan tersebut.

Momen itu diambil Adinda untuk melakukan aksinya. Dengan sigap, ia mengambil senjata tajam yang telah ia persiapkan sebelumnya di dalam tas.

“Pelaku langsung mengancam korban dengan berkata ‘penipu kalian semua, kembalikan uang aku’,” tuturnya.

BACA JUGA..  Poldasu Tetapkan 2 Tersangka OTT Dinas Kominfo Tebing Tinggi

Dari hasil interogasi, Adinda mengaku menjadi korban penipuan. Sebelumnya, ia melihat iklan promo dari akun TikTok PStore Medan. Dalam iklannya, akun itu menawarkan iPhone 13 seharga Rp2 juta.

“Jadi pelaku langsung komunikasi dengan akun itu dan mentransfer dana sebesar Rp2 juta. Namun pihak akun tersebut meminta jaminan lagi sebesar Rp3,5 juta. Pelaku pun mentransfer dan dimintai lagi sampai kerugian pelaku mencapai Rp10 juta,” ungkap mantan Kanit Reskrim Polsek Medan Baru itu.

Kesal karena barang yang diinginkan tak kunjung datang, Adinda pun mendatangi toko handphone di Jalan SM Raja, Medan Kota. Ia meminta uangnya untuk dikembalikan.

BACA JUGA..  Empat Remaja & Senjata Tajam Diamankan Polsek Medan Area

“Sementara pihak toko tidak ada mengiklankan apa yang dijalankan pelaku. Maka terjadi pengancaman yang dilakukan pelaku. Saat ini kasus masih berlanjut. Korban juga sudah membuat laporan,” ujarnya.

Sebelumnya, aksi nekat Adinda viral di media sosial dengan narasi seorang perempuan mengancam karyawati salah satu toko ponsel ternama di Kota Medan menggunakan senjata tajam.

Dalam video terlihat perempuan berbaju pink memiting leher salah satu karyawati toko ponsel, sembari menodongkan pisau kepada korban. (mis)