POSMETRO MEDAN – Angin puting beliung yang disertai hujan deras melanda Desa Hutaraja, Kecamatan Sipaholon, Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), pada Sabtu (18/4/2026) sore sekitar pukul 16.00 WIB. Peristiwa ini berlangsung singkat namun cukup kuat hingga menyebabkan kerusakan pada sejumlah rumah warga.
Sedikitnya sembilan rumah dilaporkan terdampak, dengan tingkat kerusakan bervariasi mulai dari ringan hingga berat. Meski demikian, tidak ada korban jiwa dalam kejadian yang dipicu oleh cuaca ekstrem tersebut.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPBD Taput, Binhot Aritonang, menjelaskan bahwa kombinasi hujan deras dan angin kencang menjadi penyebab utama terjadinya bencana.
“Akibat cuaca ekstrem berupa hujan deras dan angin puting beliung mengakibatkan sembilan unit rumah penduduk rusak,” ujarnya pada Minggu (19/4/2026).
Begitu kejadian berlangsung, tim gabungan dari BPBD Kabupaten Taput, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim), aparat Kecamatan Sipaholon, pemerintah desa, hingga warga setempat langsung bergerak cepat melakukan evakuasi serta pembersihan material bangunan yang berserakan.
Selain membersihkan lokasi, petugas juga melakukan pendataan kerusakan rumah dan barang-barang milik warga yang ikut terdampak. Upaya ini dilakukan untuk memastikan penanganan lanjutan bisa tepat sasaran.
Pemerintah Kabupaten Taput melalui BPBD juga berencana menyalurkan bantuan darurat berupa tenda atau terpal, kasur lipat, serta kebutuhan sembako bagi warga terdampak. Sementara itu, Dinas Perkim akan memberikan dukungan perbaikan rumah sesuai dengan tingkat kerusakan setelah proses verifikasi selesai.
Adapun sembilan warga yang rumahnya terdampak masing-masing adalah Afdon Pasaribu, Dasman Sibagariang, Marlan Pasaribu, Sabar Sibagarian, Rosmina Nababan, Paber Pasaribu, Nursinna Sinaga, Tamrin Sibagariang, dan Tober Tambunan.
Editor: Oki Budiman












