POSMETRO MEDAN – Kabupaten Dairi kembali dilanda bencana alam. Angin puting beliung menerjang dua desa di Kecamatan Lae Parira, yakni Desa Lae Parira dan Desa Bulu Duri, pada Rabu (15/4/2026) sekitar pukul 16.00 WIB, meninggalkan kerusakan serius di sejumlah titik permukiman warga.
Di Desa Lae Parira, sedikitnya 15 rumah warga dan satu bangunan sekolah dasar dilaporkan mengalami kerusakan berat. Sementara itu, di Desa Bulu Duri, enam unit rumah juga porak-poranda akibat terjangan angin kencang yang datang secara tiba-tiba di tengah hujan deras.
Kepala Desa Lae Parira, Togar Pane, mengatakan pendataan korban dan kerusakan masih terus dilakukan hingga malam hari karena kondisi cuaca yang belum membaik. “Data warga terdampak belum seluruhnya terhimpun karena masih hujan,” ujarnya.
Bencana ini juga menyebabkan banyak pohon tumbang yang menimpa rumah warga, memperparah kondisi di lapangan dan menyulitkan akses di beberapa titik terdampak.
Peristiwa tersebut telah dilaporkan kepada pihak kecamatan serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Dairi, yang kini tengah bersiap melakukan langkah penanganan darurat di lokasi terdampak.
Warga masih berjibaku membersihkan puing-puing sambil menunggu bantuan datang, di tengah kekhawatiran cuaca ekstrem yang masih berpotensi berlanjut.
Editor: Oki Budiman












