Residivis ‘Rayap Besi’ Ditangkap Polsek Medan Timur

oleh
Syamsul Bahri. (ISTIMEWA/POSMETRO MEDAN)

POSMETRO MEDAN –Polisi akhirnya berhasil meringkus salah satu pelaku pencurian pagar besi yang sempat meresahkan warga di Jalan Rumah Sakit, Pulo Brayan Bengkel, Medan Timur. Pelaku diketahui bernama Syamsul Bahri (56), seorang residivis yang berdomisili di kawasan Pulo Brayan Bengkel Baru.

Syamsul ditangkap tanpa perlawanan di sebuah lokasi di Jalan Aluminium I Gang Keluarga, Tanjung Mulia, Medan Deli, pada Sabtu malam (18/4/2026). Penangkapan dilakukan setelah polisi menerima informasi keberadaan pelaku dan langsung melakukan penggerebekan cepat.

Pada Minggu, 19 April 2026, Kapolsek Medan Timur, Kompol Agus M. Butarbutar, mengungkapkan bahwa saat diamankan, petugas turut menyita pakaian yang diduga digunakan pelaku saat menjalankan aksinya. Barang bukti itu memperkuat keterlibatan Syamsul dalam kasus pencurian tersebut.

Dalam pemeriksaan, Syamsul mengakui perbuatannya dan menyebut aksi itu dilakukan bersama seorang rekan berinisial HR yang kini masih buron. Keduanya diduga nekat membongkar dan mengangkut pagar besi rumah warga pada dini hari sekitar pukul 04.00 WIB, Kamis (26/3/2026).

BACA JUGA..  1 Kg Sabu Tujuan Jakarta Nyangkut di Bandara Silangit

Mirisnya, hasil curian tersebut dijual hanya seharga Rp240 ribu kepada pengepul barang bekas. Uang hasil kejahatan itu kemudian digunakan pelaku untuk membeli narkoba, memperkuat dugaan bahwa motif ekonomi dan kecanduan menjadi pendorong utama aksi kriminal ini.

Kasus ini mulai terungkap setelah rekaman CCTV aksi kedua pelaku viral di media sosial. Dalam video tersebut, tampak dua pria dengan santai mengangkat dan membawa pagar besi milik rumah korban, Khairunnisa (33), saat situasi lingkungan masih sepi.

BACA JUGA..  Medan Selayang Juara Umum MTQ Ke-59 Kota Medan

Pihak kepolisian kini tidak hanya memburu rekan pelaku yang masih kabur, tetapi juga menelusuri jaringan penadah barang curian. Polisi menegaskan akan mengembangkan kasus ini hingga tuntas untuk memutus rantai kejahatan “rayap besi” yang meresahkan warga.

Editor: Oki Budiman