Lima Rumah di Medan Maimun Hangus Terbakar

oleh
Petugas melakukan pemadaman terhadap bangunan rumah yang terbakar di Kelurahan Hamdan, Jumat (13/3/2026) siang.(ISTIMEWA/POSMETRO MEDAN)

POSMETRO MEDAN – Kebakaran hebat melanda permukiman padat penduduk di Jalan Juanda, Lorong XI, Lingkungan IV, Kelurahan Hamdan, Kecamatan Medan Maimun, Jumat (13/3/2026) sekitar pukul 13.15 WIB. Sedikitnya lima unit rumah permanen dilaporkan hangus dilalap api.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kerugian material diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.

Manager Pusdalops-PB BPBD Kota Medan, Ahmad Untung Lubis, mengatakan api baru berhasil dipadamkan sekitar satu jam setelah kebakaran terjadi.

BACA JUGA..  Tiga Hari Tak Masuk Kantor, PNS Ditemukan Tak Bernyawa di Rumah

“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Sumber api masih dalam proses penyelidikan,” ujarnya.

Kebakaran bermula ketika kepulan asap tebal tiba-tiba terlihat membumbung dari salah satu rumah warga yang memiliki dua lantai. Dalam waktu singkat, api langsung membesar dan merembet ke rumah-rumah di sekitarnya.

Lokasi kejadian yang berada di kawasan permukiman padat membuat api dengan cepat menjalar ke bangunan lain. Meski warga sempat berupaya melakukan pemadaman secara manual, kobaran api tidak dapat dikendalikan.

BACA JUGA..  Usai Kecelakaan Truk di Medan, Zulham Efendi Soroti Tonase dan Kelayakan Kendaraan

Menurut keterangan warga setempat, kebakaran diduga dipicu oleh hubungan pendek arus listrik dari salah satu rumah.

“Sebelum kejadian cuaca memang sangat terik. Tiba-tiba saja terlihat asap tebal, lalu api langsung membesar,” kata seorang warga di lokasi.

Ironisnya, hujan baru turun setelah api sudah terlanjur membakar sebagian besar bangunan.

BPBD Kota Medan mencatat tingkat kerusakan bangunan akibat kebakaran tersebut mencapai sekitar 95 persen.

BACA JUGA..  Dewan Umumkan Pemberhentian dan Penetapan Calon Pengganti Waket DPRD, Sri Rezeki Gantikan Posisi Rajuddin Sagala

“Persentase bangunan yang terbakar diperkirakan mencapai 95 persen,” tambah Ahmad Untung.

Peristiwa ini kembali menjadi pengingat bagi warga yang tinggal di kawasan permukiman padat untuk lebih waspada terhadap potensi kebakaran, terutama yang disebabkan oleh instalasi listrik yang tidak aman.(*)

EDITOR: Putra