Bensin Mobil Tak Diisi Sesuai Takaran, Pengacara di Medan Laporkan Karyawan SPBU

oleh
Teks foto : Laporan Polisi dengan melaporkan R atas dugaan pencemaran nama baik. (ISTIMEWA/POSMETRO)

POSMETRO MEDAN – Seorang pengacara bernama Sri Enarti Efendi S.H, melaporkan karyawan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) inisial R.

Peristiwa tak mengenakan itu menimpa wanita berusia 46 tahun ini pada Selasa (29/4) sekitar pukul 17.30 WIB.

Saat itu Sri yang berada di dalam Mobil Xpander warna Hitam yang dikendarai oleh suaminya berhenti di Jalan Binjai Km 13,8 tepatnya di SPBU No 142031117 Semayang.

“Suami saya mengisi bensin 100 ribu rupiah. Pas dilihat memang mesin SPBU itu terisi. Setelah di bayar dan Jalan keluar SPBU ternyata indikator di mobil bensin tidak terisi,” kata Sri kepada wartawan, Sabtu (12/6).

BACA JUGA..  Penculikan Anak, LPA Deli Serdang : Ini Bukan Kriminal Biasa

Melihat ada kejanggalan, suami Sri yang mengendarai mobil langsung kembali ke tempat SPBU tersebut.

“Saat karyawannya ditanyai, karyawan ini malah menuduh mobil Barcode mobil tidak sesuai dengan nomor BK. Ini kan aneh, dan menuding saya yang salah,” jelas Sri.

Cekcok mulut pun terjadi antara Sri dan sang karyawan inisial R itu.

BACA JUGA..  Duel Maut Pelajar Humbahas, 1 Tewas 1 Ditangkap

“Hampir sejam juga ada cekcok mulut. Lalu mungkin atasan mereka (R) datang dan mengakui kesalahan, dengan melalukan pengisian ulang BBM ke mobil saya sebesar 100 ribu rupiah,” ucap Sri.

Keesokan harinya, Sri melihat di akun Facebook nya, R berkomentar dengan mengatakan Sri telah meminta uang damai sebesar Rp 20.000.000 + Rp 1.000.000.

“Ada komentar di akun Facebook saya, mengatakan saya meminta uang 21 juta. Bukan hanya itu, si yang mengomentari di akun saya ini juga mengancam saya (Sri), suami saya, anak saya hingga anak didik saya,” kesal Sri.

BACA JUGA..  Bupati Taput Pimpin Upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah XXX

Merasa terancam dan harga dirinya telah diinjak oleh R. Sri dan keluarga mengambil jalur hukum dengan melaporkan R ke Polrestabes Medan.

“Saya telah melaporkan kasus ini ke polisi. Saya harap kejadian ini tak menimpa siapa pun dan dimana pun. Saya juga meminta penegak hukum bisa memberikan efek yang pantas terhadap orang yang telah menjadi Terlapor itu,” tutupnya.

Editor : Oki Budiman