9 Kawanan Geng Motor Pembacok Anak Marelan Ditangkap

oleh
Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Hadi Wahyudi. (Oki Budiman/Posmetromedan)

POSMETROMEDAN.com – 9 kawanan geng motor pembacok warga Marelan, akhirnya ditangkap polisi.

Polisi pun menguak identitas kawanan geng motor yang membacoki Radja Jaya Wardhana di Jalan Pasar X, Marelan, Medan Labuhan, Selasa (5/4/2022) menjelang sahur lalu.

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Hadi Wahyudi mengatakan, setidaknya ada Sembilan orang yang telah diamankan pagi tadi. “Sudah ada 9 orang yang diamankan,” kata Hadi, Selasa (12/4/2022).

BACA JUGA..  Poldasu Sita 7 Dokumen dari Kantor Diskominfo Tebing Tinggi

Hadi mengatakan Polres Pelabuhan Belawan dan Polsek Medan Labuhan masih memburu pelaku lainnya. Saat ini mereka masih diperiksa dan didalami keterkaitannya.

Meski demikian polisi belum mau membeberkan apakah perselisihan geng motor atau organisasi kemasyarakatan dan kepemudaan (OKP). “Masih pendalaman dan nanti di rilis,”ujarnya.

Sebelumnya, Radja digebuki dan dibcaoki sejumlah orang hingga menyebabkan pergelangan tangan dan kakinya nyaris putus lantaran ditebas senjata tajam.

BACA JUGA..  Proyek Rehab SD Negeri 163080 Tebingtinggi Dibayar 100 Persen Meski Belum Rampung, Dugaan Mark Up Menguat

Polisi mengungkap peristiwa pembacokan terjadi sekitar pukul 04:00 WIB pagi, menjelang sahur. Saat itu korban sedang membawa sepeda motor bersama teman-temannya bertemu komplotan geng motor yang sedang berkonvoi.

Mereka pun sempat melarikan diri, namun dikejar oleh komplotan geng motor. Saat kejar – kejaran, korban rupanya tertinggal dari temannya dan terjatuh.

Di sini korban dihajar bertubi-tubi dan tangannya dibacok menggunakan senjata tajam hingga nyaris putus. Hadi mengatakan hingga saat ini korban masih dirawat di rumah sakit.

BACA JUGA..  Diduga Depresi Ditinggal Anak Istri, Pria Ini Bakar Rumah Orang Tuanya

“Korban sampai dengan saat ini masih di rumah sakit. Selain olah TKP penyidik sedang mencari karena ada yang mengatakan ini kelompok geng motor tetapi ada upaya begal dan semua kita dalami,” tutupnya. (*)

Reporter: Oki Budiman
Editor: Hiras Situmeang