Kakek 75 Tahun Bunuh Diri di Karo

oleh
Suasana saat masyarakat menurunkan tubuh Kakek Ralasen Ginting dari dahan Pohon Pokat, disaksikan personil Polsek Kutabuluh. (Edi Tarigan/Posmetromedan)

POSMETROMEDAN.com – Kakek berusia 75 tahun mengakhiri hidupnya dengan mengikat tali ke leher alias bunuh diri di Desa Siabang Abang, Kecamatan Kutabuluh, Kabupaten Karo, Sumatera Utara. Menurut keluarga, si kakek sudah lama mengidap menyakit saraf.

Personil Polsek Kutabuluh, Polres Karo, yang mendapat informasi seorang warga bunuh diri, langsung bergegas ke lokasi, Kamis (17/3/2022).

Disaksikan polisi dan Bidan, masyarakat sekitar pun menurunkan tubuh kakek bernama Ralasen Ginting.

Berdasarkan informasi, kakek tersebut gantung diri menggunakan jarik di dahan pohon Pokat, di samping rumahnya.

BACA JUGA..  Heboh! Siswi Penerima PIP Sakit Terpaksa Diantar Ambulance ke Bank BNI Lubuk Pakam

Saat ditemukqn Relasen Ginting sudah dalam kondisi tergantung dengan mengeluarkan air liur dan kemaluan mengeluarkan sperma.

Selanjutnya korban dilepaskan dari ikatan dengan cara membuka ikatan kain panjang dan selanjutnya Bidan Desa memeriksa fisik korban dari kepala hingga kaki dan hasil pemeriksaan awal tidak ada di temukan luka akibat kekerasan dibahagian tubuh kecuali bekas pengikat di leher.

Menurut keterangan saksi Pija Sinulingga, pada saat ianya hendak mengantar anaknya sekolah ke SMP N 1 Kutabuluh, dalam perjalanan ia melihat adanya seorang laki laki yang sudah gantung diri di pohon Pokat, kemudian didekatinya untuk memastikan kondisi korban.

BACA JUGA..  Pelajar Tewas Ditabrak Truk, Sopir Kabur

Setelah mengenali korban tersebut ia langsung memberitahukan ke anak Korban Pindonta Ginting (46) bahwa korban gantung diri di pohon Pokat disamping rumah korban.

Kemudian anak kandung tersebut bersama istrinya mendatangi lokasi gantung dan langsung melaporkan kejadian tersebut melaporkan ke Polsek Kutabuluh.

Menurut keterangan anak kandung korban bahwa korban menderita penyakit saraf atau sering merasa tidak tenang dan tidak bisa tidur serta korban juga sudah sering mengatakan untuk bunuh diri.

BACA JUGA..  Oknum TNI Digerebek Bersama Istri Orang di Hotel

Atas kejadian tersebut, keluarga korban menerima kejadian yang telah terjadi dan bermohon kepada Polsek Kutabuluh untuk tidak dilakukan Autopsi terhadap korban, dan korban berencana akan segera melaksanakan acara ada untuk pemakaman korban. (*)

Reporter: Edi Tarigan
Editor: Maranatha Tobing