POSMETROMEDAN.com – Tawuran antara geng motor dengan pelajar pecah di Jalan Dr Mansyur, Kota Medan, Kamis (25/11/2021) pukul 13.00 Wib.
Warga yang melintas dan berada di sana ketakutan melihat sejumlah siswa berswragam sekolah (SMA/SMK) bentrok dengan geng motor Simple Life (SL).
Dalam bentrok tersebut tampak kedua kubu menggunakan batu hingga balok kayu. Tak hanya itu, mereka juga saling serang menggunakan kembang api.
Menurut keterangan warga di lokasi, Diki peristiwa itu terjadi disaat puluhan anggota geng motor diduga mau menyerang sekolah SMK Negeri 8, yang ada di Jalan Dr Mansyur.
Kemudian para pelajar yang resah tersebut langsung menunggu di depan warung Pos Kuphi hingga keduanya saling baku hantam.
“Anak-anak sekolah ini sudah nunggu di depan karena geng motor pun sudah bolak-balik mau nyerang sekolah orang itu,” kata Diki, Kamis (25/11) siang.
Diki menyebutkan kalau puluhan anggota geng motor tersebut sudah berulangkali mondar-mandir di seputaran Jalan Dr Mansyur.
Bahkan disebutkan kalau kawanan geng motor tersebut telah melakukan penyerangan terlebih dahulu di dekat sekolah SMK Negeri 8 Medan.
Akibat peristiwa tersebut, satu anggota geng motor babak belur dihajar warga dan pelajar lantaran terjatuh dari sepeda motornya saat hendak melarikan diri.
“Satu geng motor luka-luka karena tercampak tadi makanya dihajar orang ini,” ucapnya.
Puluhan pedagang yang tak jauh dari bentrokan lokasi tampak ketakutan dan seakan menutup dagangan nya.
“Dari pada kena (lempar) pula kita bang. Bagus tutup dulu kan,” kata pemilik usaha grosir.
Hal senada juga diutarakan Winda seorang warga yang melintas di lokasi mengatakan tadi banyak sebagian orang yang lari. Akibat keributan itu.
“Tadi rame disini bang. Banyak yang lihat tapi banyak juga yang takut lari. Aku pun tadi menghindar lah,” kata wanita berjilbab orange itu.
Terpisah Kanit Reskrim Mapolsek Medan Baru, Iptu Martua Manik mengatakan pihaknya masih menyelidiki kasus tersebut.
“Ini masih kami interogasi keterlibatannya,” katanya singkat dari sambungan WhatsAap pribadinya kepada tim Posmetro Medan.
10 dari 11 Pelajar/Pemuda Telah Dibebaskan
Beberapa saat usai bentrok, Polsek Medan Baru berhasil mengamankan sejumlah pelajar dan pemuda.
Setelah dimintai keterangannya, merek yang diamankan selanjutnya dibebaskan dari Polsek. Hal itu disampaikan Kapolsek Medan Baru.
“10 orang dilakukan pembinaan dan dikembalikan kepada orang tua dengan dihadiri oleh pihak sekolah, untuk satu orang dilakukan proses hukum terkait kepemilikan senjata tajam jenis pisau,” kata Kapolsek.
Sementara untuk kendaraan yang diamankan pihaknya, mantan Kanit VC Polrestabes Medan ini mengatakan hanya melakukan tilang.
“Untuk kendaraannya kami lakukan penilangan karena tidak ada surat kendaraan,” ungkasnya. (oki)












