Kemenag Karo Di-OTT, Tiga Pegawai Diringkus

oleh -135 views

POSMETROMEDAN.com-Satreskrim Polres Karo menggelar operasi tangkap tangan (OTT) pungutan liar (pungli), Sabtu (17/7). Kementrian Agama Kabupaten Karo yang kali ini jadi sasarannya.

Dari lokasi, petugas mengamankan 3 oknum pegawai. Ketiganya diduga kuat melakukan pungli kepada para guru agama Katolik di Karo.

Kerika akan dikonfirmasi, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Karo tidak berada di ruang kerjanya, Jalan Pahlawan Ujung, Kecamatan Kabanjahe.

“Bapak tidak berada di kantor, kan kalian bisa lihat, ruangannya tertutup. Tapi jika ingin konfirmasi, bisa ke Kasubbag TU,” ujar salah seorang pegawai di depan pintu Kasubbag TU, Minggu (18/7).

BACA JUGA..  Cabuli Anak Kandung, Ayah Durhaka di Karo Ditangkap Polisi

Sementara, Kepala Sub Bagian Tata Usaha Drs H Adi Sungkono MA membenarkan penangkapan tersebut.

“Saya belum tau persis kebenarannya. Tadi hanya mendengar dari teman-teman, katanya ada penangkapan dan sampai saat ini belum ada kabar dari Polres,” singkatnya.

Kanit Tipikor Satreskrim Polres Karo, Aiptu Laksana Peranginangin membenarkan penangkapan 3 pegawai Kemenag.

“Iya benar, tapi tolong konfirmasi saja langsung ke pimpinan. Langsung saja ya, soalnya laporannya sudah dikirim di meja pimpinan,” singkatnya tanpa mau merinci lebih lanjut.

BACA JUGA..  Dendam Dilaporkan Nyabu, Pegawai Bakar Rumah Kalapas

Pantauan wartawan hingga pukul 22:15 WIB, di ruang Unit Tipikor Polres Karo terlihat seorang perempuan berseragam batik sedang diperiksa tim juru periksa (Juper).

Sedangkan dua lagi yang berpakaian semi jas warna hijau tua sedang duduk terpisah sambil mengobrol serius.

Terlihat juga, makanan mereka diantar oleh seorang pria paruh baya memakai jaket berwarna coklat dan topi.

BACA JUGA..  Puluhan Warga Kuala Blokir Jalan, Minta Perbaikan

Namun isu yang beredar, disebut-sebut juga jika Kepala Seksi (Kasi) Bimas Pendidikan Katholik terlibat dalam pungli dana intensif tersebut.

Bahkan tidak menutup kemungkinan, Kakan Kemenag Karo juga turut terlibat. Sebab, ada rapor merah yang pernah jadi materi demo, beberapa waktu lalu.

“Terkait pungli berkedok kegiatan penguatan kepala madrasah se-Sumut sekira bulan Maret 2021,” sebut sumber POSMETROMEDAN.com yang tak ingin identitasnya dicantum.(mrk)

 

 

 

EPAPER