POSMETRO MEDAN – Dua unit rumah semi permanen di Jalan Dwikora, Kelurahan Tanjung Rejo, terbakar hebat pada Senin (5/10/2026) pagi.
Kobaran api menghanguskan seluruh bangunan dan membuat tiga kepala keluarga (KK) kehilangan tempat tinggal.
Ketiga KK tersebut masing-masing M Reza Saputra, Himawan Tarigan dan Edi Suwito. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa tersebut.
Salah seorang penghuni, Yati, istri Edi Suwito, mengatakan seluruh penghuni rumah sedang berada di luar untuk beraktivitas saat kebakaran terjadi.
Mereka baru mengetahui kejadian setelah mendapat kabar dari warga.
“Kami pun nggak tahu, dapat kabar rumah kebakaran. Pas kami sampai rumah, sudah besar apinya,” ujarnya.
Reza menuturkan, saat kejadian dirinya tengah bekerja sebagai tukang bangunan di Jalan Masjid. Sementara istrinya sedang menjemput anak mereka dari sekolah.
Menurut Reza, api pertama kali diketahui muncul dari lantai dua, tepatnya di kamar miliknya. Sebelum kejadian, istrinya sempat meletakkan telepon seluler untuk diisi daya.
“Katanya gitu. Api dari lantai dua. Istri saya memang lagi ngisi baterai handphone,” katanya.
Api dengan cepat membesar dan menghanguskan seluruh isi rumah. Bahkan sepeda motor milik penghuni sempat ikut terbakar, namun berhasil diselamatkan warga.
Petugas pemadam kebakaran yang tiba di lokasi kemudian berjibaku memadamkan kobaran api. Sekitar satu jam kemudian, api berhasil dipadamkan.
“Habis semua, nggak ada barang yang selamat. Sepeda motor sempat terbakar katanya, tapi sudah diselamatkan tetangga,” ungkap Reza.
Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan. Dugaan sementara api berasal dari korsleting charger handphone, namun kepastian penyebab menunggu hasil pemeriksaan.
Petugas Polsek Sunggal juga telah memasang garis polisi di lokasi untuk kepentingan penyelidikan.
Editor: Oki Budiman











