Karo PPKM, Kegiatan Masyarakat dan Usaha Dibatasi

oleh -179 views

POSMETROMEDAN.com-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karo mengeluarkan surat edaran Nomor 49/2021 terkait pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM). Itu dilakukan untuk mengantisipasi angka kasus Covid-19 yang terus mengalami kenaikan.

Hal itu diungkap Kabag Humas Pemkab Karo Frans Leonardo Surbakti SSTP kepada wartawan di ruang kerjanya, Rabu (21/7/2021) sekira pukul 11.00 WIB.

“Kita meminta agar masyarakat patuhi peraturan yang sudah diterapkan. Mulai hari Rabu 21 Juli 2021 sampai dengan Sabtu 31 Juli 2021,” tegas Frans.

BACA JUGA..  3.000 Sertifikat Tanah Diterima Masyarakat Dari KPN Langkat

Surat edaran tersebut dikeluarkan menindaklanjuti Peraturan Bupati (Perbup) Karo Nomor 46 Tahun 2020, tentang penerapan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan. Hal itu sebagai upaya  penegakan dan pengendalian pandemi Covid-19.

Selain itu, surat edaran PPKM tersebut juga dikeluarkan untuk menyahuti surat edaran dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Nomor 440/3929/SJ tentang PPKM pada beberada sektor ataupun usaha.

“Antaralain, untuk pasar tradisionil, toko kelontong dan pasar swalayan yang menjual kebutuhan sehari-hari dibatasi jam operasionalnya sampai jam 22:00 WIB dengan kapasitas pengunjung hanya 50 persen,” jelas Frans.

BACA JUGA..  Pemko Tebingtinggi Larang Masyarakat Gelar Hajatan

“Dan untuk toko obat atau pun apotik dapat dibuka selama 24 jam,” tambahnya.

Kemudian, pembatasan kegiatan makan minum di restoran dan pedagang kaki lima juga dibatasi. Boleh buka pagi hari, tutup pukul 20.00 WIB.

“Kapasitas pengunjung dibatasi 50 persen dari biasanya. Pukul 00.00 WIB hanya boleh take away (dibawa pulang),” sebut Frans.

BACA JUGA..  Bupati Karo Minta PT BUK Hentikan Sementara Seluruh Kegiatan di Puncak 2000 Siosar

Kemudian, pelaksanaan kegiatan konstruksi dan lokasi proyek dapat beroperasi 100 persen dengan penerapan protokol kesehatan secara ketat.

“Sedangkan kegiatan tempat hiburan seperti, bar, karaoke, ketangkasan, bola sodok, mandi uap dan lainnya ditutup untuk sementara waktu,” tegas Frans.

Menutup, Frans mengimbau masyarakat agar jangan lupa mencuci tangan dan tetap memakai masker.

“Jaga jarak dan hindari kerumunan,” katanya.(len/edy)

 

 

EPAPER