Rakyat Disuruh Bayar Pajak, Bupati Deli Serdang Menghamburkan Rp 6 Miliar untuk Biaya Perayaan HUT APKASI

oleh
Bupati Deliserdang.

POSMETRO MEDAN – Viral di media sosial Bupati Deliserdang Asri Ludin Tambunan dengan lantang menyuruh warga agar bayar pajak (PBB) untuk biaya pembangunan jalan rusak kalau mau diperbaiki.

Padahal disisi lain Pemkab Deli Serdang menghambur- hamburkan anggaran APBD senilai Rp 6 miliar lebih untuk biaya eforia pesta HUT APKASI ke 26 yang bakal digelar tanggal 1-3 Juli tahun 2026 di Deli Serdang.

Untuk mewujudkan niatnya itu, Bupati Deli Serdang Asri Ludin Tambunan menitipkan pembiayaan acara seremonial yang bakal dihadiri sekitar 400 orang kepala daerah atau Bupati kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Hal itu diketahui dari penyusuran dari Dokumen Pelaksnaaan Anggaran (DPA) pada buku APBD Ta 2026.

Dari penyusuran wartawan terhadap Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) di Bagian Tata Pemerintahan (Tapem) Sekretariat Daerah Deli Serdang dengan pembiayaan Fasilitasi Pelaksanaan Otonomi Daerah sebanyak Rp 2,3 miliar. Selanjutnya Dinas Kebudayaan, Pemuda, Olahraga, Pariwisata (Disbudporapar) dengan program pemasaran pariwisata Rp 1,7 miliar dan penguatan promosi melalui media cetak, elektronik dan media lainnya Rp 201 juta

BACA JUGA..  Jemput Bola ke Masyarakat, Bapenda Medan Sukses Optimalkan Pembayaran PBB di Medan Amplas

Kemudian di Dinas Perdagangan program Pameran Dagang Nasional, jumlah pelaku usaha yang difasilitasi dalam pameran dagang berjumlah 35 pelaku usaha dengan anggaran mencapai Rp 1,9 miliar. Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Kominfostan) yakni di Relasi Media Rp225 juta.

Kesempatan itu, wartawan berupaya menghubungi sejumlah pejabat yang bersangkutan diberi ruang untuk menjelaskan buku DPA Tahun 2026. Berikut OPD yang sudah dihubungi namun belum memberikan respon adalah Kepala Dinas (Kadis) Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Kominfostan) Sandra Dewi Situmorang, Kepala Bagian (Kabag) Umum Pemkab Deliserdang Agung Tritanto, Kadis Kebudayaan, Pemuda, Olahraga, Pariwisata (Disbudporapar) Yudi Hilmawan, Kabag Tata Pemerintahan (Tapem) Deliserdang Adi Winarto dan Kabag Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Faisal Rahman Panjaitan.

BACA JUGA..  Kades Bersertifikat Basarnas Bakal Dapat Insentif, Bobby Nasution Perkuat Kesiapsiagaan Bencana di Sumut

Awalnya Kadis Kominfostan, Sandra Dewi menjelaskan, bahwa anggaran dilakukan dimasing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Deli Serdang tanpa menyebut jumlah anggarannya.

“Belum, belum tahu saya (anggaran HUT APKASI),” kata Sandra.

Dijelaskan juga dikegiatan HUT APKASI ini bakal dirangkai acara Grand Final Pemilihan Putri Otonomi Indonesia (POI) 2026 yang akan dihadiri sekitar 400 Kepala Daerah atau Bupati.

“Aku jelasin bahwa itukan berbeda-beda. Itukan sudah mulai dianggarkan tahun lalu, sudah dianggarkan dari masing-masing OPD. Contoh ini pemilihan putri otonomi daerah, itu di Disbudporapar, kemudian fun walk (jalan santai) HUT Deliserdang dirangkai dengan HUT APKASI dirangkaikan di Kesra (Kesejahteraan Rakyat) kira-kira begitu Bang. Tapi kalau lebih tepatnya lebih baik Abang ke Sekretariat APKASI. Itu yang ku tahu,” ucapnya.

BACA JUGA..  Dua Pengangguran Tertangkap Simpan Sabu

Terkait ini, sejumlah warga Kabupaten Deli Serdang menyebut miris dengan kinerja Bupati Deli Serdang dalam menjalankan pemerintahan di Kabupaten Deli Serdang. Bagaimana tidak setiap ucapannya dan janji janjinya selalu bertolak belakang dengan realisasi di lapangan.

Salah satunya disebutkan Sembiring yang heran dengan statemen bupati yang menyuruh warga Deli Serdang bayar pajak kalau mau jalannya yang rusak dibangun.

“Kalau begitunya cara kerja Bupati nunggu rakyat bayar pajak baru jalan rusak dibangun, ngapain dia jadi Bupati, herannya kita dia (bupati-red) bisa memberikan hibah ke APH milyaran bangun sama sini dan buat acara sama sini hamburkan anggaran,” pungkasnya.(Wan)

EDITOR : Putra