POSMETRO MEDAN – Mesin kapal Aceh Hebat (AH) 2 meledak dan terbakar mengakibatkan 15 orang mengalami luka bakar, 14 orang diantaranya adalah mahasiswa
Kasatreskrim Polresta Banda Aceh Kompol Miftahuda Dizha Fezuono kepada wartawan, Jumat (12/6/2026) mengatakan, ledakan berasal dari ruangan auxiliary engine. Untuk penyebab pastinya masih dalam proses penyelidikan dan pendalaman lebih lanjut oleh tim.
Dizha menyebutkan, polisi telah meminta keterangan sejumlah saksi, serta memeriksa area yang diduga menjadi sumber ledakan.
Dalam proses olah TKP, polisi melakukan dokumentasi, pengumpulan barang bukti, serta pemeriksaan terhadap sistem dan komponen yang berada di sekitar lokasi dugaan ledakan.
Dizha mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi terkait penyebab insiden, sebelum hasil penyelidikan resmi diumumkan.
Kepolisian memastikan proses investigasi akan dilakukan secara profesional dan transparan dengan melibatkan pihak-pihak yang berkompeten di bidang keselamatan pelayaran.
Dizha menyebutkan, saat kejadian, taruna Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Malahayati sedang berada di kapal untuk kegiatan praktik lapangan.
Setelah memasuki kapal, para taruna diarahkan menuju kamar mesin untuk mengikuti pengenalan peralatan yang dipandu Kepala Kamar Mesin (KKM) Agus Widodo.
Ketika pengenalan alat berupa electro motor hydraulic pintu sekat kedap kamar mesin, tiba-tiba terjadi ledakan. 15 korban mengalami luka bakar termasuk Agus akhirnya dievakuasi ke RSUD Zainoel Abidin Banda Aceh untuk mendapatkan penanganan medis.
Para korban adalah Agus Widodo (47) selaku KKM KMP Aceh Hebat 2, dan 14 taruna Poltekpel yaitu Adit Mursandi (21), Billy Subana Sitepu (20), Muhammad Aydil Farizshi (21) Muhammad Dio Febrianto (18), Muhammad Zulfikar (20), Mujibur Rahman (23), Ridho Ramadhani Saputra (21), Samuel Alvaro Aruan (20), Soufi Ramadhan (20), Fakhri Herdieco (19), Faris Aflandi Pratama (19), Iqbal Diansyah (21), Muhammad Bilal Ramzi (20) dan Reyhan Gunawan (19).(bbs)












