POSMETRO MEDAN – Sudah 5 bulan, bantuan Gubernur Jawa Barat (Jabar) Kang Dedi Mulyadi ke Kabupaten Humbahas, Provinsi Sumatera Utara berupa pembangunan rumah hunian sebanyak 10 unit untuk warga yang terdampak bencana dan longsor, tak kunjung dibangun.
Kepala Dinas Kominfo Humbahas Andrianus Mahulae dikonfirmasi, membenarkan bantuan tersebut belum ada dibangun.
” Mauliate Amang. Belum Amang,” singkatnya menjawab via WhatsApp, Rabu (10/06/2026).
Sayangnya, ditanya apa alasannya hingga pembangunan hunian 10 unit rumah itu tak kunjung dibangun, hingga berita ini diturunkan tak kunjung dibalas.
Sebelumnya, Bupati Humbahas Oloan Paniaran Nababan menerima bantuan 10 unit rumah langsung dari Gubernur Jawa Barat Kang Dedi Mulyadi, pada 14 Januari 2026 lalu.
Penyerahan bantuan itu oleh Kang Dedi, bersamaan dengan bantuan ke Kabupaten Tapanuli Utara yang diterima oleh Bupati Tapanuli Utara Jonius Taripardo Parsaoran Hutabarat.
Kang Dedi menyampaikan, bahwa bantuan ini merupakan bentuk kepedulian dan solidaritas antar daerah dalam membantu masyarakat yang sedang mengalami musibah.
Dedi berharap, bantuan rumah tersebut dapat meringankan beban warga serta mempercepat pemulihan pasca bencana.
” Oloan ini kawan lama. Ya, sebenarnya ini kawan lama, aku pernah bertemu waktu aku Komisi IV, lihat kegiatan Food Estate,” ucap Dedi dikutip dari relis Kominfo Humbahas.
Disela itu, Oloan menambahkan, mengapresiasi dan berterima kasih atas perhatian serta dukungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat kepada masyarakat Humbahas.
Menurutnya, kebersamaan dan silaturahmi antar pimpinan daerah menjadi kunci penting dalam mendorong kemajuan dan kesejahteraan masyarakat.
“Kebersamaan dan silaturahmi merupakan kunci kemajuan daerah. Semoga bantuan ini membawa harapan baru dan manfaat besar bagi masyarakat Humbang Hasundutan yang terdampak bencana,” ujar Bupati Oloan.
Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan berkomitmen untuk menyalurkan bantuan tersebut secara tepat sasaran kepada masyarakat yang membutuhkan, serta terus berupaya memperkuat sinergi dengan berbagai pihak dalam upaya pemulihan dan pembangunan daerah.ds
EDITOR : Putra












