POSMETRO MEDAN – Warga Jalan Wahidin, Gang Naga, Kelurahan Melayu, Kecamatan Siantar Utara, Kota Pematangsiantar, digegerkan dengan penemuan seorang pria berinisial YT (60) yang ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya, Rabu (3/6/2026) siang.
Korban yang dikenal sebagai pemilik usaha kuliner Mie Goreng 33 itu ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa oleh seorang teknisi pendingin ruangan (AC) yang datang untuk melakukan servis di kediamannya.
Temuan tersebut sontak mengundang perhatian warga sekitar. Teknisi AC yang pertama kali melihat kondisi korban langsung keluar rumah dan memberitahukan kejadian itu kepada warga setempat.
“Awalnya datang teknisi AC. Setelah masuk, dia langsung keluar dan memberitahu warga bahwa ada orang meninggal di dalam rumah. Setelah itu warga berdatangan ke lokasi,” ujar seorang warga, Sumarni.
Saat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), petugas kepolisian menemukan sebuah surat yang diduga ditulis korban sebelum meninggal dunia. Surat tersebut berisi ungkapan kekecewaan dan ditujukan kepada seseorang yang dikenal korban.
Meski isi surat belum diungkap secara rinci, temuan itu kini menjadi salah satu fokus penyelidikan aparat guna mengungkap latar belakang peristiwa tersebut.
Menurut warga, YT sehari-hari dikenal sebagai pedagang kuliner di Kota Pematangsiantar. Namun, sejak pindah ke Gang Naga beberapa bulan lalu, korban dikenal sebagai sosok yang tertutup dan jarang berinteraksi dengan lingkungan sekitar.
“Beliau sehari-hari berjualan. Baru pindah ke sini, belum sampai setahun. Orangnya cenderung tertutup,” kata Sumarni.
Hingga kini, polisi masih mendalami penyebab pasti kematian korban. Sejumlah barang bukti telah diamankan, termasuk surat yang ditemukan di lokasi. Jenazah korban juga telah dievakuasi untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Peristiwa ini menyisakan tanda tanya bagi warga sekitar, terlebih dengan adanya surat yang diduga menjadi pesan terakhir korban sebelum ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya.
Editor: Oki Budiman











