Pria Tewas Tergantung, Tinggalkan Pesan Menyentuh untuk Ibu & Kekasih

oleh
Pesan terakhir sebelum ditemukan pria gantung diri. (ISTIMEWA/POSMETRO MEDAN)

POSMETRO MEDAN – Warga Jalan Sipirok, Kelurahan Timbang Galung, Kecamatan Siantar Barat, Kota Pematangsiantar digegerkan dengan penemuan seorang pria berinisial B (30), Rabu (10/6/2026), yang ditemukan meninggal dunia dalam kondisi tergantung di kamar sebuah rumah kos.

Korban yang akrab disapa Bima diketahui meninggalkan pesan terakhir di ponselnya sebelum ditemukan tewas. Isi pesan tersebut berisi permintaan maaf kepada ibu, keluarga, dan teman-temannya, serta ungkapan perasaan kepada seorang perempuan bernama Inge Napitupulu.

Dalam tulisannya, Bima mengaku sangat menyayangi perempuan tersebut dan merasa kecewa atas hubungan yang mereka jalani.

“Gue sayang sama Inge banget tapi dia bikin gue seperti ini yang ketiga kalinya. Untuk ibu dan keluarga dan teman-teman maafin bima banyak dosa ke Ibu, keluarga dan temen-temen maafin bima juga bu udah salah ambil langkah,” tulis korban.

Ia juga meminta doa dari keluarga serta menyampaikan rasa terima kasih kepada pihak yang nantinya mengevakuasi jasadnya.

“Bima terpaksa ambil keputusan yang buruk seperti ini dan ini semua bukti sangking sayangnya bima ke Inge Napitupulu,” lanjut isi pesan tersebut.

Penemuan jasad korban bermula saat seorang wanita datang ke rumah kos untuk mencarinya. Namun, setelah beberapa kali memanggil tanpa jawaban, pihak pengelola kos bersama penjaga akhirnya membuka paksa pintu kamar.

BACA JUGA..  Dua Truk Tabrakan, Pengemudi Satu Luka Serius

“Awalnya ada seorang wanita datang mencari penghuni kamar itu. Karena dipanggil-panggil dan pintunya digedor tidak ada jawaban, akhirnya kami memutuskan membuka paksa pintu kamar,” ujar Jafar, penjaga Kos Omah Sare.

Menurut Jafar, korban diketahui merupakan tamu harian yang telah menginap selama empat hari di lokasi tersebut. Hari penemuan korban juga bertepatan dengan jadwal check out korban.

BACA JUGA..  Kasus Ibu Hamil Ditendang Viral,  Eko Afrianta Sitepu Apresiasi Kinerja Polisi

Petugas kepolisian yang menerima laporan langsung turun ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Polisi turut mengamankan ponsel korban yang berisi pesan terakhir sebagai bagian dari penyelidikan.

Selanjutnya, jasad korban dievakuasi ke rumah sakit guna menjalani visum dan pemeriksaan medis lebih lanjut.

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan dan belum memberikan keterangan resmi terkait motif maupun kronologi lengkap kejadian tersebut.

BACA JUGA..  Pemuda Tenggelam di Sungai Tapak Gajah Belum Ditemukan

Editor: Oki Budiman