Polisi Selidiki Kematian Mahasiswa di Sungai Tangkahan

oleh
oleh
Polisi membongkar makam mahasiswa yang tewas di Sungai Tangkahan, Langkat.

POSMETRO MEDAN – Demi kesuksesan putra sulungnya, Armina Dewi Siagian rela tinggal berjauhan dengan sang buah hati. Itu karena Steven Arya Sitorus harus menjalani perkuliahan di Medan.

Namun harapan itu putus di tengah jalan. Belum lagi menuntaskan perkuliahannya, Steven justru pergi menghadap Sang Pencipta. Mahasiswa asal Toba ini dikabarkan hanyut di Sungai Tangkahan, Langkat, pada Minggu 31 Mei 2026 lalu, hingga keesokan harinya ditemukan tidak bernyawa.

Jika masyarakat umum menilai itu musibah, pihak keluarga justru berpikiran kalau Steven meninggal secara tidak wajar. Sebab luka-luka di tubuhnya terlihat janggal, khusus untuk kasus ‘hanyut biasa’.

Dimana, tempurung kepala retak, hidung dan mulut berdarah, luka lembam di leher kiri, lecet di kedua tangan, lebam di punggung, pergelangan tangan, hingga kedua kaki Steven.

“Kami meminta keadilan melalui ekshumasi dan otopsi ulang agar mendapatkan kejelasan, karena kondisi luka-luka pada jenazah tidak sesuai dengan dugaan hanyut biasa,” tegas keluarga besar Siagian yang mengitari liang lahat.

BACA JUGA..  Lawan Begal, Karyawan Indomaret Terluka Sepeda Motor Selamat

Sejak awal keluarga telah melaporkan peristiwa ini ke Polsek Padang Tualang dengan LP/B/103/VI/2026/SPKT/Polsek PD Tualang/Polres Langkat/Polda Sumut.

Dugaan mereka mengarah pada tindak pidana. Ekshumasi pada Sabtu (13/6/2026) kemarin di Dusun Adian Bolon, Toba, diharapkan menjadi kunci mengungkap penyebab pasti kematian Steven.

“Perjalanan Steven mungkin sudah berakhir, tetapi kami tetap berjuang untuk mendapatkan keadilan melalui hasil forensik ini,” ujar perwakilan keluarga di tengah kerumunan warga yang sejak siang hingga sore mengawal proses Ekshumasi.

BACA JUGA..  Dikejar 20 Km, Kurir 20 Kg Sabu Ketangkap Keluar Tol Helvetia

Suasana Dusun Adian Bolon terasa berat sepanjang siang. Warga, kerabat, dan keluarga bergantian mengabadikan dengan ponsel untuk menyampaikan ke dunia maya, berharap forensik bisa menjawab pertanyaan yang menggantung apa yang sebenarnya terjadi pada Steven di Sungai Tangkahan.(bbs)