Kebakaran Ruko di Jalan Japaris, Lao Moi Lie Terpanggang

oleh -282 views
EVAKUASI : Petugas Damkar menggunakan crane untuk mengevakuasi korban tewas dari dalam ruko, Kamis (15/4/2021).(IST/POSMETRO MEDAN)

EPAPER

POSMETROMEDAN.com – Kebakaran hebat di Jalan Japaris, Kelurahan Kota Matsum I, Medan Area, Rabu (14/4/2021) malam hingga Kamis (15/4/2021) dinihari menewaskan seorang wanita tua. Ia adalah Lao Moi Lie (80).

Menurut saksi sekaligus kerabat korban, Lao Moi Lie berada di kamar saat kebakaran terjadi. Api pertama kali muncul dari lantai I ruko nomor 315 yang dijadikan tempat penjualan spare part mobil.

Tak butuh waktu lama, api cepat merembet hingga ke seluruh bangunan dan ruko disebelahnya. Saat itu setidaknya ada 20 orang penghuni termasuk korban di kelima ruko yang terbakar.

Mengetahui terjadi kebakaran, mereka lalu berusaha menyelamatkan diri masing-masing. Seluruhnya, kecuali Lao Moi Lie, berhasil menyeberang ke gedung belakang ruko lewat rooftop atau lantai atas dengan menggunakan tangga sebagai alat penyeberangan (penghubung).

Lao Moi Lie diduga sengaja ditinggalkan karena sudah tidak sanggup jalan, mengingat usianya yang sudah berusia uzur. Api diketahui pertama kali muncul sekira pukul 19.50 WIB dan segera dilaporkan ke pihak terkait.

BACA JUGA..  Isi Bensin Eceran Saat Masak, Mertua, Mantu & Cucu Melepuh

Tak lama, pemadam kebakaran tiba di lokasi kejadian. Walau cepat datang, petugas tetap tidak bisa berbuat banyak.

Upaya mencapai titik api terhalang teralis besi yang terpasang mengelilingi ruko nomor 315. Menyikapi kondisi tersebut, petugas akhirnya masuk ke lantai 3 dengan menggunakan tangga mobil pemadam.

Petugas Damkar nyaris membutuhkan waktu 15 jam untuk memadamkan api. Hingga pukul 11.27 WIB petugas masih melakukan pendinginan dengan menyemprotkan air di titik api.

Kepala Dinas Pencegah dan Pemadam Kebakaran (P2K) Kota Medan, Albon Sidauruk menyebutkan bahwa penyebab api sulit dipadamkan karena bahan yang terbakar adalah sparepart mobil.

Sebab selain dijadikan tempat tinggal, ruko tersebut juga jadi gudang penyimpanan barang-barang spare part mobil. Terkait penyebab kebakaran, Albon menyebutkan bahwa pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan.

BACA JUGA..  Mayat Pria Nyangkut di Ranting Sungai Belumai Batang Kuis

Ia menambahkan, petugas pemadam kebakaran kesulitan memadamkan api karena konstruksi ruko yang menggunakan 2 lapis terali besi.

“Kalau saya lihat kondisinya melebihi terali penjara dan 2 lapis, jadi ini yang di depan sudah ada, di dalam juga masih ada lagi,” tuturnya.

“Jadi kita waktu menerobos tidak bisa masuk ke dalam dan menyiram lewat atap armada. Kita menyiram lewat mobil tangga, naik tangga. Apinya dimulai dari lantai 1, yang nomor 315 ini. Lalu merebet ke gedung sebelah,” tutur Albon.

Disampaikan, armada yang diturunkan sebanyak 15 damkar masing-masing dari dari Amplas, Borobudur, dari Belawan. Dan semua damkar harus melakukan 10 kali pengisian.

Sekira pukul 08.30 WIB, petugas damkar baru bisa mengevakuasi jasad korban menggunakan mobil tangga. Kondisi korban sudah gosong dan sulit dikenali.

Setiba di bawah, pihak keluarga langsung menyambut jasad korban dengan tangis histeris. Beberapa diantaranya bahkan mengikuti petugas sampai ke ambulans.

BACA JUGA..  Diduga Frustasi, Boru Pasaribu Terjun ke Laut, Jasadnya Terapung

Jenazah tersebut langsung dibawa menggunakan ambulans menuju RS Bhayangkara.

Kapolsek Medan Area, Kompol Faidir Chan menjelaskan jika ruko yang terbakar dimiliki dua orang berbeda. A Kuang (48) pemilik ruko nomor 315, 317 dan 317a. Sedangkan Ayong pemilik ruko nomor 311 dan 313.

“Satu orang tewas dalam peristiwa itu. Kerugian belum dapat ditaksir. Sedangkan asal api masih dalam penyelidikan. Selain itu ada belasan sepedamotor ikut terbakar di lokasi ruko yang merangkap penjualan sparepart kendaraan tersebut,” katanya.

Setidaknya sudah ada tiga saksi dimintai keterangan. Sulitnya pemadaman api dikarenakan banyak bahan mudah terbakar di dalam ruko. Bahkan kobaran si jago merah kembali membesar, sehingga baru bisa dikendalikan pada Kamis (15/4/2021) sekira pukul 02.25 WIB.(sor/ras)

 

 

EPAPER