MANDIRI SYARIAH

Motif Asmara, Acong Hina Agama Lain di Medsos

oleh -341 views
MALU : Indra Darma alias Acong tersangka ujaran kebencian dan penistaan agama tertunduk malu saat diamankan di Polres Sergai, Minggu (21/2).(SURYA/POSMETRO MEDAN)

EPAPER

POSMETROMEDAN.com – Akibat asmara, Indra Darma (23) alias Acong warga Desa Sialang Buah Kecamatan Teluk Mengkudu Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) diringkus Polres Sergai.

Melalui lewat akun facebooknya Sun Go Kong, tersangka Acong (23) memosting ujaran kebencian dan penistaan agama Islam karena permasalahan cinta.

“Saat ini tersangka sudah diamankan dan dilakukan penahanan karena telah menistakan agama islam lewat akun facebooknya Sun Go Kong,” kata Kapolres Sergai AKBP Robin Simatupang didampingi Kasat Reskrim AKP Pandu Winata SH, SiK, MH saat menggelar press release di Mapolres Sergai, Minggu (21/2).

BACA JUGA..  Polrestabes Diminta Bertindak, Wilkum Polsek Delitua Marak Judi Tembak Ikan

Tadinya tersangka berpacaran dengan seorang wanita muslim yang berbeda agama. Jadi pacarnya ini lebih memilih kepada teman pacar yang seagama dengannya.

“Tersangka pun merasa sakit hati karena cintanya ditolak sehingga dia meluapkan emosinya dengan memosting di medsos terkait masalah agama yang dapat menimbulkan ujaran kebencian,” ungkap Kapolres Robin.

Tersangka diamankan dari rumahnya dan sudah dilakukan penahanan setelah dilakukan pemeriksaan.

“Tersangka dijerat dengan pasal 28 ayat (2) UU RI No 17 tahun 2016 dan pasal 45 ayat (2) UU RI No 11 tahun 2016 tentang ITE subsider pasal 156 huruf a KUHPidana tentang penistaan agama dengan ancaman hukuman 6 tahun penjara,” ungkap Kapolres Robin.

BACA JUGA..  28 TKI Ilegal Gagal Diselundupkan ke Malaysia

Untuk mengantisipasi terprovokasi dan menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat, Polres Sergai melakukan langkah-langkah persuasif dengan melakukan rapat kordinasi dengan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Sergai, Ketua MUI Sergai, Kemenag Sergai, Ormas, dan tokoh agama dan masyarakat.

Kapolres Sergai AKBP Robin Simatupang mengimbau kepada masyarakat jangan sampai terprovokasi dengan kejadian ini.

“Sebab, semua tokoh lintas agama sudah melakukan kesepakatan untuk menenangkan semua masyarakat di Serdangbedagai ini,” pungkasnya.

Sementara ketua MUI Sergai Drs Hasful Huznain SH mengatakan, masyarakat jangan terlalu cepat mengambil tindakan yang dapat melukai hati sesama yang juga beda agama.

BACA JUGA..  Razia Narkoba, Manajemen De ‘Tonga Halangi Petugas

Oleh karena itu MUI Sergai menghimbau kepada tokoh agama dan masyarakat memberikan dakwah pengajaran di tengah masyarakat.

Sehingga anak-anak sekarang bisa terdidik tidak menyampaikan sesuatu yang berbuat diluar adab dan kehendak kebiasaan diluar agama.

“Mudah-mudahan kedepannya pertemuan seperti tidak seperti tetapi kedepannya sudah digagas oleh Kapolres Sergai akan dilakukan pertemuan di setiap Kecamatan seperti ukhuwah mendapat dakwah maupun siraman agama,” kata ketua MUI Hasful Huznain.(sur)