HUT NAGAN RAYA

Mulai 14 September SD Se Kabupaten Aceh Tenggara Belajar Tatap Muka

oleh -370 views

posmetromedan.com – Setelah 6 bulan proses mengajar dan belajar dari rumah akibat pandemi wabah Virus Corona (Covid 19), Dinas Pendidikan Kabupaten Aceh Tenggara (Disdik Agara) akan menyelenggarakan belajar tatap muka.

Direncanakan proses belajar tatap muka (belajar di ruang kelas) akan dimulai Senin tanggal 14 September 2020. Belajar di dalam ruangan kelas ini dimulai dati tingkat sekolah dasar (SD) se Kabupaten Agara.

Kadis Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdik) Aceh Tenggara Bakri Saputra, S.Pd, M.Pd, kepada posmetromedan.com/Harian Posmetro Medan mengatakan, selama 6 bulan proses belajar mengajar di rumah sudah dilaksanakan dengan baik oleh guru.

BACA JUGA..  Diduga Sakit, Wanita Gemuk Ditemukan Meninggal Dunia di Depan Rumah

Sebelum belajar tatap muka resmi dilaksanakan, dalam dua hari proses sosialisasi telah digelar Dinas Pendidikan melalui guru di setiap sekolah dasar.

“Selama sosialisasi digelar 2 hari berturut, banyak masukan diterima para guru baik dari orang tua atau wali murid. Para guru yang bertugas (piket) di setiap sekolah bertugas menampung semua masukan dari orangtua murid,” jelas Bakri Saputra.

Masih Kadisdik, katanya hasil dari sosialisasi itu ternyata para orangtua siswa antusias dan menyambut baik keputusan belajar tatap muka. Karena saat sosialisasi, para guru juga menjelaskan protokol kesehatan anak didik saat belajar tatap muka dilaksanakan.

BACA JUGA..  Usaha di Langkat Siap-siap Dihentikan, Jika...

” Guru-guru juga mengatakan merasa senang akhirnya belajar tatap muka diberlakukan. Salahsatu guru dari SD Perodadi menjelaskan, kalau murid-murid disana mengaku sangat rindu belajar di sekolah. Mereka juga mengaku sudah rindu kepada gurunya dan teman-teman sekolahnya,” jelas Kadisdik lagi.

Kadisdik mengaku telah mengintruksikan kepada para Kepala Sekolah (Kepsek) SD, agar protokol kesehatan wajib dinomor-satukan saat proses belajar tatap muka dimulai.

BACA JUGA..  Aiptu Irwansah, Polisi yang Belikan Masker Pebetor Saat Ops Yustisi

“Instruksi saya kepada bapak ibu guru se Aceh Tenggara, sebelum masuk ke ruangan sekolah harus diterapkan 3M, yaitu Memakai masker, Mencuci tangan dan Menjaga jarak,” katanya.

Untuk membuktikan kesiapan protokol kesehatan (3M) dimaksud, Kadisdik mengajak ke sekolah sama-sama melihat persiapan kesehatan bagi anak didik. Di beberapa sekolah SD yang dikumjungi, tampak alat cuci tangan, sabun, handsanitizer sudah tersedia. (Abadi Selian)