Antusiasme Tinggi Warnai Lomba Bridge PORSENI XV di Politeknik Negeri Medan

oleh
Pebridge serius saat mengikuti pertandingan di Gedung S Politeknik Negeri Medan, Minggu (26/7/2026).(Abay/POSMETRO MEDAN)

POSMETRO MEDAN – Cabang olahraga bridge menjadi salah satu pertandingan yang menarik perhatian dalam ajang Pekan Olahraga dan Seni (PORSENI) XV yang digelar di Gedung S Politeknik Negeri Medan, Minggu (26/7/2026).

Meski masih tergolong sebagai cabang olahraga yang relatif baru dalam ajang ini, antusiasme peserta terlihat sangat tinggi.

Peserta berasal dari berbagai politeknik di Indonesia, di antaranya Politeknik Negeri Medan, Politeknik Negeri Sriwijaya, serta sejumlah politeknik lainnya yang turut ambil bagian dalam PORSENI XV.

Mereka menunjukkan semangat kompetitif dengan menyusun strategi terbaik demi meraih kemenangan.

Perlombaan ini juga mendapat perhatian langsung dari jajaran Pengurus Provinsi Gabungan Bridge Seluruh Indonesia (GABSI) Sumatera Utara.

BACA JUGA..  Kompetisi Solo Dangdut Digelar di Politeknik Negeri Medan

Ketua Umum Novan Evendy Siregar hadir bersama Sekretaris Umum Denny Nasution dan Ketua Harian Mier Valdes untuk memberikan dukungan kepada para atlet bridge. Kehadiran mereka didampingi oleh Bapak Sitorus dari Politeknik Negeri Medan.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Umum GABSI Sumatera Utara, Novan Evendy Siregar, mengatakan bahwa olahraga bridge masih sering disalahpahami oleh masyarakat.

“Masih banyak masyarakat yang kurang mengenal olahraga bridge. Konotasinya sering dianggap negatif karena menggunakan kartu,” tutur Novan.

“Padahal, bridge merupakan olahraga yang sangat mengasah kemampuan berpikir, konsentrasi, logika, dan pengambilan keputusan,” sambungnya.

BACA JUGA..  Politeknik Negeri Sriwijaya Juara Futsal PORSENI XV Se-Indonesia, Taklukkan Pontianak 4-2 di Partai Final

Sementara itu, Sekretaris Umum GABSI Sumatera Utara, Denny Nasution, memberikan motivasi kepada seluruh peserta agar terus bersemangat dalam mengikuti pertandingan.

“Selamat bertanding kepada seluruh peserta. Tetap semangat bermain bridge karena olahraga ini tidak memandang usia,” ujar Denny.

“Siapa pun dapat berprestasi selama memiliki kemampuan, strategi, dan kemauan untuk terus belajar,” sambungnya.

Hal senada juga disampaikan Ketua Harian GABSI Sumatera Utara, Mier Valdes.

Menurutnya, bridge merupakan olahraga yang lengkap karena tidak hanya mengasah kecerdasan, tetapi juga membentuk karakter para pemain.

“Bridge adalah olahraga yang melatih kesabaran, kerja sama, komunikasi, serta membangun rasa saling menghormati karena dimainkan secara berpasangan. Inilah yang membuat bridge menjadi olahraga yang unik dan bernilai tinggi,” ungkapnya.

BACA JUGA..  Di Reses H.Rajudin Sagala, Warga Pertanyakan Bansos untuk Lansia

Sepanjang pertandingan, para peserta tampak serius menyusun strategi dan menjaga komunikasi dengan pasangan masing-masing untuk menghadapi setiap lawan.

Suasana kompetisi berlangsung sportif dengan semangat persahabatan yang menjadi ciri khas PORSENI.

Hingga saat ini, pertandingan cabang olahraga bridge PORSENI XV masih terus berlangsung. Para peserta masih bersaing memperebutkan posisi terbaik untuk keluar sebagai juara dalam ajang bergengsi antar-politeknik tersebut.(*)

REPORTER: Abay
EDITOR: Oki Budiman