POSMETRO MEDAN – Kondisi fisik proyek P3-TGAI di Desa Lawe Hakhrum Kecamatan Deleng Pokhkisen Aceh Tenggara jadi sorotan sebagian lantai bangunan sudah rusak diduga pekerjaan asal-asalan Kamis (3/9).
Lemahnya pengawasan dari Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera I
terhadap proyek P3-TGAI di Desa Lawe Hakhrum terlihat pelaksanaan fisik yang tidak sesuai spesifikasi teknis seperti temuan bangunan yang dikerjakan diduga lantai sebagian sudah pada rusak,”ujar warga kepada posmetromedan Kamis (3/9).
Lemahnya pengawasan pada proyek P3-TGAI sering memicu penurunan kualitas fisik bangunan irigasi yang tidak sesuai spesifikasi teknis.
Diduga Tenaga Pendamping Masyarakat (TPM) atau pengawas jarang turun untuk memantau pekerjaan harian,”sebut warga.
Pihak Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera I harus rutin melakukan audit mendadak ke lokasi proyek bila terdapat proyek dikerjakan asal jadi
Pelaksana harus diminta membongkar dan memperbaiki bagian bangunan yang terbukti asal-asalan.
Pantauwan posmetromedan Kamis (3/9) di lapangan terlihat bangunan fisik yang sedang di kerjakan oleh kelompok Tani P3A Embun Alas Tani terlihat lantai sebagian bangunan sudah pada rusak.
Walaupun berita sudah dikirim ke meja redaksi, Posmetromedan tetap menunggu jawaban resmi dari pihak kelompok Tani P3A Embun Alas Tani ,Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera I dan Tenaga Pendamping Masyarakat (TPM)terkait dugaan struktur bangunan sebagian terlihat rusak.(Zal)











