LIRA Desak Tipikor Polres Agara Lidik Dana Desa Pulo Kedondong Tahun 2025

oleh
Kades Pulo Kedondong.

POSMETRO MEDAN – Bupati Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Aceh Tenggara mendesak Kanit Tipikor Polres Agara untuk segera melakukan penyelidikan terhadap pengelolaan Dana Desa Pulo Kedondong Kecamatan Bambel,Aceh Tenggara Tahun Anggaran 2025 yang dinilai sarat kejanggalan Rabu (2/9).

Bupati LIRA M Saleh Selian, menilai pengelolaan Dana Desa tersebut tidak sesuai dengan kondisi di lapangan dan minim keterbukaan kepada masyarakat. Dugaan penyelewengan anggaran mencuat,”ujar Saleh kepada posmetromedan Rabu (2/9).

Adapun sejumlah kegiatan Dana Desa Pulo Kedondong Tahun 2025 yang diminta LIRA untuk dilidik Tipikor Polres Agara, antara lain.

Operasional kute 3 persen: sekitar Rp.20.390.000

Beasiswa S1 untuk 2 orang: Rp. 21.000.000

Penyelenggaraan Posyandu/Stunting: Rp.68.426.000

Pengadaan Buku Rp.6.850.000

Pembangunan box culvert ukuran 4 x 34 x 1,5 meter di Dusun Kampung Melayu: Rp. 45.628.000

Pembangunan box culvert ukuran 2,3 x 3 x 1 meter di Dusun Pulo Kelapa: Rp.26.158.000

BACA JUGA..  Ini Tampang Tiga  Pengedar Ganja yang Diamankan Polres Agara

Pemeliharaan sanitasi permukiman: Rp.59.000.000

Pengadaan peralatan PKK: Rp.26.689.000

Pemberantasan narkoba skala kute: Rp.13.290.000

HUT-RI :Rp.15.000.000

Pembinaan /pelatihan keagamaan (wirid yasin) Rp. 24.000.000

Pengaadan Bibit kakao : Rp.10.350.000

Pembinaan karang taruna :Rp.10.000.000

BLT Desa: Rp.97.200.000

Penyertaan modal: Rp.136.260.000

Kegiatan informasi kute dan publikasi Kute Rp.4.500.000

Saleh berharap Tipikor Polres Agara
Untuk segera turun ke lapangan melakukan audit dan penyelidikan secara menyeluruh terhadap penggunaan Dana Desa tersebut.

BACA JUGA..  Ini Wajah Siswa Finalis Berprestasi OSN Mendapat Mendali Emas 2026

“Dan Kami minta Tipikor bertindak tegas agar Dana Desa benar-benar digunakan untuk kepentingan masyarakat, bukan untuk kepentingan pribadi,” tegas LIRA.

posmetromedan mencoba konfirmasi Pj Kades Pulo Kedondong Santi Rabu (2/9) melalui pesan WhatsApp mempertanyak apa betul kegiatan 2025 yang di kerjakan di duga ada terjadi penyelewengan anggaran.

Hingga berita ini tayang, belum ada jawaban resmi dari Pj Kades Pulo Kedondong Santi terkait dugaan tersebut.(Zal)

EDITOR : Putra