Depresi Ditinggal Pacar, Pemuda di Galang Nekat Gantung Diri

oleh
Warga Berdatangan ke Lokasi Temuan Bunuh Diri.

POSMETRO MEDAN – Seorang Pemuda mengalami depresi ditinggal pacarnya dan nekat mengakhiri hidup dengan seutas tali nilon yang digantungkan di tiang rumahnya.

Kejadian ini menggemparkan warga sekitar dan berbondong -bondong mendatangi lokasi kejadian gantung diri.

Informasi dihimpun, Jumat 17/4/2026, korban tewas gantung diri adalah Wahyudi (28) seorang buruh harian lepas, warga Dusin lV Desa Timbang Kecamatan Galang Kabupaten Deli Serdang. Ia ditemukan tewas gantung diri tepatnya di ruang tamu rumah orang tua Korban.

BACA JUGA..  Pembunuh Boru Gultom Diciduk di Batu Bara

Sebelum Ditemukan tewas, Rafli (60) ayah korban sempat melihat duduk di depan rumah Jalan besar kampung Cerutu Dusun IV Desa Timbang Deli, Kamis dinihari sekira pukul 00.10 WIB, lalu korban pulang ke rumah nenek nya tepat di samping rumah orang tua nya, sambil berbicara melalui HP,sekira hari kamis pukul 06.30 Wib.Saksi Sakbaniyah Ibu korban dengan Misnah kakak korban melihat korban sudah gantung diri di ruang tamu rumah mereka.

BACA JUGA..  Bupati Labusel Resmi Dilantik sebagai Ketua Mabicab Pramuka Labusel 2025–2030

Melihat hal itu, para saksi minta bantuan kepada warga terdekat untuk meminta evakuasi korban gantung diri di saksikan oleh masyarakat setempat lalu menghubungi kepala dusun selanjutnya Polisi pun datang ke lokasi kejadian.

Warga menurunkan mayat korban yang tergantung dengan memotong tali nilon yang menjerat leher korban. Tak lama petugas Inafis Polresta Deli Serdang datang melakukan identifikasi dan olah tempat kejadian. Namun pihak keluarga meminta untuk tidak dilakukan outopsi pada jasad korban dan mereka akan segera memakamkannya.

BACA JUGA..  Mahasiswa Nyambi Bisnis Sabu Diringkus 

Kapolsek Galang, AKP Dodi Martha SH MH saat dikonfirmasi membenarkan peristiwa itu. Berdasarkan keterangan keluarga dan para tetangga, korban tidak pernah terlibat masalah dengan keluarga ataupun dengan siapapun. Namun selama kurang lebih 4 hari belakangan, korban sering terlihat melamun dan suka menyendiri.

“Diduga korban depresi, atas meninggalnya korban tersebut keluarga merasa ikhlas dan yakin bahwasannya kematian korban adalah murni bunuh diri dan menyatakan keberatan untuk dilakukan Autopsi,” pungkas Kapolsek. ( Wan)

EDITOR : Putra