2 Mahasiswa Asal Aceh Masuk Jaringan Narkoba Internasional

oleh
oleh

POSMETRO MEDAN – Dua mahasiswa asal Aceh masuk jaringan narkoba internasional Indonesia-Malaysia. Itu terungkap setelah keduanya diamankan Satres Narkoba Polres Asahan, Bersama 2 warga Aceh lainnya.

Kapolres Asahan, AKBP Afdhal Junaidi, pengungkapan ini bermula dari penangkapan seorang pria berinisial Z yang nekat menyimpan narkotika jenis sabu-sabu di Kecamatan Silau Laut.

“Z ini warga Aceh yang punya rumah di Silau Laut. Kemudian dari tersangka Z ini kami temui ada sebanyak 21 paket narkotika jenis sabu-sabu yang disimpan di dalam dua buah tas,” kata AKBP Afdhal Junaidi, Senin (7/7/2025).

BACA JUGA..  Maling Terekam CCTV, Gasak Isi Warung di Batang Kuis

Lanjutnya, saat diamankan, Z menyebutkan bahwa akan ada tiga orang yang akan menjemput 21 paket narkotika tersebut dari Nangroe Aceh Darussalam.

“Tak berselang lama petugas menunggu, muncul tiga orang pemuda ke rumah tersangka Z dan langsung diamankan oleh tim Opsnal Sat Narkoba,” ujar Kapolres sembari mengungkap, ketiganya berinisial MK (36) warga Pidie Jaya, N (22), dan MN (20) yang ketiganya warga Aceh Utara.

BACA JUGA..  Beraksi di Aceh, Poldasu Amankan 130 Kg Sabu

Katanya, barang tersebut dipesan oleh warga Aceh dari Malaysia untuk diperjual belikan di Nangroe Aceh Darussalam dalam bentuk eceran.

“Sementara untuk upah, MK mengaku mendapatkan Rp lima juta, dan Z mendapatkan upah Rp 40 juta kalau berhasil membawa sabu-sabu ini ke tangan pemesan di Aceh,” katanya.

Ia mengaku, barang ini semua berasal dari Malaysia dan saat ini pihak kepolisian masih melakukan pengejaran terhadap pelaku utama.

BACA JUGA..  Baru Ditangkap, Terduga Pencuri Rp55 Juta Diduga Lolos dari Ruang Tahanan

“Dua pemuda merupakan mahasiswa yang masih menimba ilmu di salah satu universitas di Aceh. Keempatnya mengaku melakukan ini karena faktor ekonomi,” pungkasnya.(tbn)