POSMETROMEDAN.COM – Suyono Azis alias Azis (31) warga dusun VI, Desa Delitua, Kec.Namorambe, Kab.Deliserdang, sempat lolos dari kejaran polisi. Tapi, Jumat (14/8) sekira pukul 14.00 Wib, pelarian pelaku jambret ini pun kandas di Desa Batu Penjemuran, Kec.Namorambe.
Selanjutnya, pelaku digelandang ke polsek Namorambe, Polresta Deli Serdang untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.
Informasi di kepolisian, pelaku ditangkap dari hasil keterangan yang diperoleh petugas dari rekan pelaku yang sudah tertangkap terlebih dahulu saat beraksi, bernama Daud Tarigan (30) warga Dusun II Desa Ujung Labuhan Kecamatan Namo Rambe Kabupaten Deli Serdang.
Dari Daud, petugas langsung melakukan pengembangan dan mengejar pelaku, tapi selama 4 minggu petugas tidak berhasil memenukan keberadaan pelaku.
Hingga petugas mendapat informasi dari masyarakat, pelaku berada di kawasan Desa Batu Penjemuran (TKP penangkapan). Polisi pun tergesa meluncur ke lokasi dan berhasil meringkus pelaku.
Sementara Kapolsek Namorambe Iptu A Ginting melalui Iptu O Samosir mengatakan kedua pemuda ini merupakan pelaku jambret di Desa Kuala Simei-mei Simpang Udana Kecamatan Namo Rambe Kabupaten Deli Serdang pada Jumat (17/7).
Mereka merampas dompet milik Puspita Anggraini (31) warga Dusun III Penampungan Desa Delitua Kecamatan Namo Rambe Kabupaten Deliserdang Jumat (17/7) sekitar jam 17.39 Wib.
Dompet berwarna crime milik korban itu berisi Unit Hp merkSony Erikson M1i, 1 unit Hp merk Oppo A5, 1 buah cincin emas anak-anak, bergambar Love 22 karat seberat 0,53 Gram, 1 buah kartu Indonesia Sehat Atas nama Puspita Anggraini, Uang tunai sebesar Rp 50.000 dengan pecahan 3 lembar uang Rp 10.000, 2 lembar uang Rp 5.000 dan 5 Lembar Rp 2.000, dan sudah diamankan ke Polsek Namorambe untuk dijadikan barang bukti.
Dijelaskan Kanit, peristiwa itu terjadi, ketika korban baru saja pulang berbelanja di Pajak Delitua. Namun saat melintas di TKP, kedua pelaku berboncengan mengendarai Karisma tanpa plat datang dari belakang memepet motor yang dikendarai korban yang membonceng tiga anaknya.
Kemudian, tambah kanit, secara tiba-tiba pelaku mengambil dompet korban yang di letakannya di dasbor depan.
Spontan anak korban berteriak maling sehingga mengundang masyarakat sekitar kemudian warga pun langsung mengejar pelaku.
Di pelarian kedua pelaku, mereka panik melihat sekumpulan warga mengejar, akhirnya pelaku menabrak mobil di kawasan Desa Delitua.
Tabrakan itu membuat pelaku Daud yang duduk di boncengan terjatuh dari motor, meskipun Aziz tahu rekannya jatuh, dia malah tancap gas melarikan diri.
Daud yang tertinggal juga brusaha melarikan diri ke arah perladangan, tapi berhasil ditangkap warga di Desa Ujung Labuhan. Daud pun menjadi bulan-bulanan masa hingga tubuhnya babak belur. Petugas yang melihat Daud terluka membawa Daud ke RS Insani untuk diobati, kata Kanit. (irw)











