Diduga Mabuk Berat, Oknum Pengusaha Aniaya Mahasiswa dan Anak di Bawah Umur

oleh
Acai saat menjenguk kedua keponakan yang dihajar oknum pengusaha. (ISTIMEWA/POSMETRO MEDAN)

POSMETRO MEDAN – Remaja berinisial JML (22), mahasiswa yang kuliah di Kota Medan tersungkur dihajar oknum pengusaha bernama Ahui.

Wajah JML lebam-lebam setelah mendapat pukulan bertubi-tubi dari pemilik Panglong Toko Cat Bintang Mas di Bagan Batu, Rokan Hilir Provinsi Riau tersebut.

Bukan cuma JML saja yang jadi korban, adiknya berinisial JYL (16)  juga tak luput dari aksi beringas A Hui.

“Kejadiannya berlangsung tanggal 26 Oktober 2026 kemarin,” kata Acai Sembada, paman korban di RS Columbia Asia, Jumat (30/10/2026) sore.

BACA JUGA..  Banjir Melanda Deli Serdang, Honda Ingatkan Langkah Tepat Usai Motor Terendam Air

Menurut Acai Sembada, penganiayaan yang dilakukan pemilik Hotel Sejahtera KM 1 Bagan Batu itu bermula saat JML dan adiknya JYL menghadiri acara pernikahan di Grand City Hall Medan pada hari kejadian.

Saat itu, JML dan JYL mewakili orang tuanya yang kebetulan berhalangan hadir.

Sampai di lokasi acara, JML dan JYL duduk di satu meja yang tak jauh dari pelaku.

Kebetulan di meja itu disediakan minuman untuk merayakan pesta pernikahan tersebut.

BACA JUGA..  Polda Sumut Operasi Patuh Toba 2026, 14 Hari Pengendara Jadi Sorotan

“Keponakan saya ini duduk saja tidak ikut minum,” kata Acai Sembada.

Jelang maghrib, JML dan JYL pamit pada sejumlah tamu, termasuk pada pelaku.

“Sebagai anak muda yang menghormati orang yang lebih tua dari mereka, keponakan saya ini pamit,” kata Acai Sembada.

Entah kenapa, tiba-tiba saja Ahui mengamuk dan memukuli JML dan adiknya JYL yang masih di bawah umur.

“Keponakan saya ini merasa trauma setelah kejadian,” kata Acai Sembada.

Karena tidak terima dengan aksi yang dilakukan Ahui, JML dan JYL yang merupakan warga Jl. Sudirman, Bagan Batu, Rokan Hilir, Riau ini kemudian melapor ke Polrestabes Medan sesuai bukti lapor yang tertuang dalam laporan Nomor LP/B/4691/X/2026/SPKT/POLRESTABES MEDAN/POLDA SUMATERA UTARA.

BACA JUGA..  Deklarasi Menolak Narkoba di Sumut, Dewan Minta Aksi Nyata dan Perlindungan Saksi

“Kami berharap Polrestabes Medan menindaklanjuti laporan kami dan menangkap pelakunya,” kata Acai Sembada.

Ia mengatakan, perbuatan Ahui tersebut sangat biadab sekali.

Akibat peristiwa ini, JML dan JYL mengalami trauma psikis dan kini dirawat di rumah sakit.

Editor: Oki Budiman