Diduga Korsleting, Rumah Sekaligus Kedai Janda Dilalap Api

oleh
Bangunan yang terbakar milik Lisnawati. (ISTIMEWA/POSMETRO MEDAN)

POSMETRO MEDAN – Malang tak dapat ditolak. Satu unit rumah yang sekaligus dijadikan kedai kelontong milik Lisnawati (60), seorang janda warga Dusun II, Desa Tanah Itam Ilir, Kecamatan Lima Puluh Pesisir, Kabupaten Batu Bara, ludes dilalap api, Selasa (15/9/2026) sekitar pukul 10.00 WIB.

Kobaran api dengan cepat membesar dan menghanguskan seluruh bangunan beserta perabotan rumah tangga serta barang dagangan yang berada di dalam kedai. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian materi diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.

Warga yang mengetahui kejadian tersebut langsung bergotong royong berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya. Mereka juga berusaha keras mencegah kobaran api merembet ke bangunan yang berada di sekitar lokasi.

Tak lama kemudian, dua unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi dan berjibaku menjinakkan si jago merah. Kobaran api akhirnya berhasil dilokalisir sehingga tidak merembet ke bangunan lainnya, meski rumah sekaligus kedai milik Lisnawati terlanjur hangus.

BACA JUGA..  Bikin Kue Berujung Petaka! Rumah Warga Dilalap Si Jago Merah

Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan. Dugaan sementara, api dipicu percikan arus pendek listrik yang kemudian dengan cepat membesar.

Kepala Desa Tanah Itam Ilir, Samijan, yang tiba di lokasi langsung menghubungi pihak kepolisian. Personel Polsek Lima Puluh kemudian turun melakukan penanganan dan penyelidikan.

Kapolsek Lima Puluh AKP Salomo Sagala mengatakan, pihaknya telah memasang garis polisi di lokasi serta meminta keterangan sejumlah saksi.

“Kita telah memasang police line, meminta keterangan dari saksi-saksi, dan melakukan penyelidikan asal api,” ujar Salomo.

Ia mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap instalasi listrik maupun sumber lain yang berpotensi memicu kebakaran.

BACA JUGA..  AMAKSU Desak Kejati Sumut Usut Dugaan Penyimpangan Revitalisasi Kolam Renang Rp3,2 Miliar di Tebing Tinggi

Peristiwa tersebut juga menjadi perhatian warganet setelah video maupun informasi kebakaran diunggah salah satu pengguna Facebook. Unggahan itu mendapat banyak simpati dari warganet yang prihatin atas musibah yang menimpa Lisnawati.

Editor: Oki Budiman