Kapal Penumpang Terbakar, 4 Orang Tewas

oleh
oleh

POSMETRO MEDAN – Kapl KM Mutiara Sentosa 2 terbakar di perairan utara Sumenep, Madura, menyebabkan 4 orang tewas. Hingga Minggu (2/8/2026) sore proses evakuasi masih berlangsung.

Berdasarkan data Kantor SAR Surabaya hingga pukul 15.15 WIB, sebanyak 222 orang berhasil dievakuasi dari kapal yang terbakar tersebut.

Dari jumlah itu, 218 orang dinyatakan selamat, sementara empat lainnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Humas Kantor SAR Surabaya, Novita Nirmala, menyampaikan rincian evakuasi dari sejumlah kapal yang memberikan pertolongan di lokasi kejadian.

BACA JUGA..  Kompleks Bumi Asri Heboh, Mantu Wanita Pejabat Tewas

Kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2 pertama kali diketahui pada Minggu pagi sekitar pukul 06.00 hingga 07.00 WIB.

Kapal jenis Ro-Ro milik PT Atosim Lampung Pelayaran (ALP) tersebut diketahui membawa 232 orang penumpang, yang sebagian besar merupakan sopir dan kernet kendaraan logistik.

Selain penumpang, kapal yang berlayar dari Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya menuju Makassar itu juga mengangkut 181 unit kendaraan, mulai dari sepeda motor, truk, hingga alat berat.

BACA JUGA..  Avanza Tabrak Fuso, 1 Orang Tewas dan 7 Luka

Laporan kondisi darurat diterima Kantor SAR Surabaya pada pukul 08.24 WIB, setelah pihak pengelola kapal dan Syahbandar Tanjung Perak menerima informasi dari nakhoda sebelum komunikasi terputus.

Saat tim penyelamat tiba di lokasi dengan koordinat sekitar 06°30’64”S / 114°00’19”E atau sekitar 19 mil laut di utara Pulau Sapudi, kondisi kapal dilaporkan telah mengalami kebakaran hebat hingga sebagian besar badan kapal terbakar.

BACA JUGA..  Api Melalap Bangunan Penjaga Ladang, Seluruh Hasil Panen Jadi Abu

Situasi sempat membuat panik para penumpang. Ratusan orang berkumpul di area anjungan dan haluan kapal dengan mengenakan jaket pelampung berwarna oranye.

Beberapa penumpang bahkan dilaporkan sempat melompat ke laut, sebelum akhirnya mendapatkan pertolongan dari kapal-kapal yang berada di sekitar lokasi.

Hingga kini, tim SAR gabungan bersama unsur terkait masih melakukan penyisiran, pemantauan, serta proses penanganan dan identifikasi korban di perairan Madura.(bbs)