Demo Pabrik Racun, Warga dan Perusahaan Belum Sepakat

oleh
Warga Demo dirikan Tenda didepan Pabrik Racun di Desa Dalu Sepuluh B, Kecamatan Tanjung Morawa

POSMETRO MEDAN – Aksi demo warga Dusun VI, Desa Dalu Sepuluh B, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang berlanjut. Warga mendirikan tenda didepan PT Arta Makmur Mandiri atau pabrik racun yang diminta warga untuk ditutup, Senin 3/8/2026.

Janji pertemuan dengan pimpinan perusahaan membahas masalah itu ternyata tak dihadiri oleh bos perusahaan itu tapi hanya dihadiri oleh HRD dari perwakilan perusahaan. Warga menolak pertemuan dan akhirnya membubarkan diri dari Kantor Desa Dalu Sepuluh B.

” Kalau tidak bicara langsung dengan bos pabrik racun itu tidak ada gunanya sudah bolak balik pertemuan tapi tetap saja merugikan masyarakat, ” Kata Agus salah seorang warga.

Agus menambah kan, kalau warga sepakat mendesak pabrik racun segera ditutup dan aksi demo terus berlanjut sampai dipenuhi.

” Warga dirikan tenda, protes sampai tuntutan dikabulkan, pabrik racun ini harus ditutup, ” Katanya.

BACA JUGA..  Sambut HUT RI ke 81, Pemkab Deli Serdang Bagi Bendera Merah Putih

Aksi warga terus berdemo dan melarang aktivitas pabrik racun masih berlanjut, perusahan kini dijaga pihak Babinsa Koramil Tanjung Morawa dan Personel Polsek Tanjung Morawa.

Sebelumnya, Aksi demo ratusan warga mendobrak pintu gerbang pabrik dan memaksa penghentian operasional pabrik karena dianggap sudah mencemari udara lingkungan pemukiman masyarakat. Warga marah karena hanya menghirup bau menyengat racun di sekitar perusahaan.

BACA JUGA..  Malam Minggu Digerebek, Lima Pasangan Terjaring Razia Pekat

Wantoro Kepala Desa Dalu Sepuluh B mengatakan keluhan warga tak dipenuhi oleh perusahaan hingga saat ini bos perusahaan tidak mau menemui warga hingga kesepakatan tidak terjadi.

“,keluhan warga sudah bolak balik terhadap perusahaan tapi tidak ada penyelesaian, termasuk hari ini gagal lagi,” Ucapnya.(Wan)

EDITOR : Putra