Dampak MBG, Harga Beras dan Ayam Potong di Deli Serdang Meroket

oleh
Pasar Tradisional Lubuk Pakam.

POSMETRO MEDAN – Kenaikan harga bahan pangan kembali semakin menekan ekonomi masyarakat di Kabupaten Deli Serdang saat ini. Masyarakat berharap ada kebijakan pemerintah yang berpihak kepada masyarakat mengatasi mahalnya harga sejumlah bahan pangan di pasar.

Informasi dihimpun, harga pangan kebutuhan pokok meroket disebabkan pengaruh Program Makan Bergizi Gratis ( MBG), melonjaknya harga bahan pangan terjadi sejak usia libur sekolah dua bulan kemarin.

Pantauan di pasar Lubuk Pakam, harga Beras premium mengalami kenaikan signifikan dari harga rp 15 ribu per kilo kini menjadi rp 17 ribuan per kilo, harga ayam potong per kilo rp 24 ribu kini melonjak hingga rp 34 ribu per kilo, harga cabai rawit normal rp 30 ribuan per kilo, kini meroket Rp 53 ribuan per kilo, begitu juga dengan bahan perbumbuan dapur lainnya.

BACA JUGA..  Diduga Jadi Dalang Mosi Tak Percaya 34 Dewan, Bupati Deliserdang Panik Gagal P-APBD Rp503 Miliar Tak Bisa Bayar Proyek Tak Jelas

Sandra salah seorang pedagang mengatakan, dampak aktif nya kembali Program MBG memicu kenaikan harga bahan pangan dan ini memberatkan pedagang apalagi masyarakat.

” Kita pasokan dari agen ke pedagang itu berkurang dan harganya juga naik, kita terpaksa beli tak bisa banyak karena mahal, lagi pula efek MBG ini banyak agen menjadi pemasok bahan ke dapur MBG. Pasokan di pasar berkurang harga naik. Semua bahan pangan naik akibat MBG ini, ” Ucap Sandra, Rabu 25/8/2026.

BACA JUGA..  Groundbreaking Block Petisah, Rico Waas Bangun Ekosistem Baru Bangkitkan Pasar Legendaris Medan

Tak hanya jangan bumbu dapur, ayam potong dan beras. Harga ikan laut juga naik drastis seperti ikan dencis biasa rp 30 ribuan per kilo kini rp 46 ribuan per kilo, gembung keda biasa rp 40 ribuan naik menjadi rp 52 ribuan per kilo, udang panami biasa tp 65 ribuan per kilo naik menjadi rp 90 ribuan per kilo begitu juga harga lainnya.

BACA JUGA..  Sidak Kantor Camat Hinai, Plt. Bupati Langkat Tiorita Tekankan Disiplin dan Pembenahan Pelayanan Publik

Masyarakat berharap Pemerintah tak terus membiarkan tekanan ekonomi dihadapi masyarakat saat ini. ( Wan)

EDITOR : Putra