Pembunuh Pengunjung Kafe Ditangkap

oleh
oleh
Kafe lokasi penikaman.

 

POSMETRO MEDAN – Pemuda berinisial VS (19) yang diduga sebagai pelaku penikaman di kafe dan menyebabkan Andre Perwira (20) tewas, ditangkap.

“Pelakunya sudah berhasil kami amankan,” kata Kasat Reskrim Polres Pematangsiantar AKP Sandi Riz Akbar saat dikonfirmasi, Minggu (18/1/2026).

Sandi mengatakan penikaman terjadi di kafe kawasan Jalan Kartini Bawah, Kecamatan Siantar Barat, Jumat (16/1/2026) kemarin. Informasi kejadian itu awalnya diketahui keluarga korban pada Jumat sekira pukul 04.30 WIB.

BACA JUGA..  Bebas Harus Bayar, Eks Napi Bongkar Dugaan Pungli di Lapas Kelas IIA Binjai

Saat itu, keluarga korban yang tengah berada di rumahnya di Kabupaten Simalungun, mendapat informasi dari teman korban bahwa korban dalam keadaan kritis di RS Vita Insani Pematangsiantar usai ditikam di bagian dada. Usai mendapat informasi itu, keluarga korban langsung menuju rumah sakit dan mendapati korban telah meninggal dunia.

“Pelapor mendatangi kamar jenazah dan melihat korban sudah meninggal dunia dengan kondisi luka tusuk pada dada sebelah kiri,” jelasnya.

BACA JUGA..  Warga Berikan Informasi, Dua Pengedar Sabu 'Masuk'

Atas kejadian tersebut, keluarga korban membuat laporan ke Polres Pematangsiantar. Pihak kepolisian yang menerima laporan itu langsung turun ke lokasi untuk menyelidiki kasus tersebut.

Setelah melakukan serangkain penyelidikan, petugas kepolisian pun mengantongi identitas pelaku. Lalu, polisi pun menyisir lokasi-lokasi yang biasa didatangi pelaku.

Belakangan, petugas mendapat informasi soal keberadaan pelaku VS di daerah Sibaganding, Simalungun. Dengan cepat petugas menuju lokasi dan mengamankan pelaku sekira pukul 05.00 WIB.

BACA JUGA..  Rampas HP Lansia, Residivis Dicokok Saat Jaga Kompleks

“Sesampainya di lokasi, pelaku yang sudah mengetahui dirinya dikejar memutuskan untuk menyerahkan diri. Selanjutnya, tim opsnal mengamankan pelaku dan memboyongnya ke Polres Pematangsiantar untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” jelasnya.

Perwira pertama polri itu mengatakan pihaknya masih menyelidiki motif penikaman tersebut. Selain itu, penyidik juga tengah mendalami kemungkinan adanya pelaku lain dalam kasus tersebut.

“Motif dan dugaan kemungkinan pelaku lain masih kami dalami,” pungkasnya.(bbs)