Polrestabes Sergap Kurir 24 Kg Sabu di Jalan Tol

oleh
oleh
Polrestabes Medan mengamankan kurir berikut 24 kg sabu yang hendak diantar ke Jakarta.

POSMETRO MEDSN – Polrestabes Medan menyergap pengiriman 24 Kg melalui jalur darat. Penyergapan berlangsung di Jalan Tol, serta mengamankan pria berinisial FS (25) warga Jalan Binjai.

Kasatresnarkoba Polrestabes Medan, AKBP Rafli Yusuf Nugraha, SH, SIK, MIP, Kamis (23/7/2026) menyebut penyergapan ini merupakan tindak lanjut pengungkapan kasus 2 kg sabu pada 6 bulan lalu.

Dijelaskan, sebanyak 24 kg sabu yang dibawa FS berasal dari Aceh dan rencananya dikirim ke Jakarta.

Untuk mengelabui petugas, sabu disembunyikan dalam dinding mobil. Pada penyergapan Sabtu (11/7/2206) kemarin itu, pelaku dan petugas sempat terlibat aksi kejar.

BACA JUGA..  Viral Bawa Sajam, 5 Anggota Geng Motor POC Dibekuk

“Penangkapan ini merupakan hasil pengembangan dari pengungkapan kasus 6 bulan lalu. Dari penyelidikan, pelaku kami deteksi melintasi kota Medan dengan menggunakan jalan tol trans Sumatera,” ungkap Rafli.

Saat petugas mendeteksi mobil Toyota Rush A 1621 WB yang dikendarai pelaku, sempat terjadi aksi kejar–kejaran sejauh 10 hingga 12 kilogram di jalan tol kawasan Kabupaten Asahan.

Pelaku, sempat berhasil meloloskan diri dari kejaran petugas dan meninggalkan mobil begitu saja di pinggir jalan, hingga kemudian berlari ke area Perkebunan sawit.

BACA JUGA..  Dua Kali Minta DP, Dua Kali Bohong! Pelaku Penipuan Mobil Ditangkap

“Pelaku sempat meninggalkan mobil di pinggir jalan, dan pengejaran berlanjut hingga ke area Perkebunan sawit. Syukur Alhamdulillah, kami akhirnya berhasil menangkap pelaku,” terang Rafli.

Usai diringkus, pelaku sempat berkilah membawa narkoba. Petugas juga sempat nyaris terkecoh saat tidak menemukan narkoba di dalam mobil.

Namun berkat kejelian personel, kemudian petugas menemukan 24 bungkus narkotika jenis sabu yang disimpan secara terpisah di dinding mobil.

BACA JUGA..  Ledakan di Kompleks Grand Polonia, Kapolrestabes Medan Sebut 6 Orang Luka

Hal ini sengaja dilakukan, agar saat terjadi razia kendaraan, narkoba yang dibawa pelaku tidak terdeteksi.

“Sabu disimpan di dinding bagian bagasi mobil, dinding pintu penumpang belakang, dan dinding pintu penumpang depan,” tambah Rafli.

Pihak Kepolisian, kini sedang mengembangkan kasus ini, untuk mengungkap jaringan pelaku lainnya.

“Kami yakinkan kami tidak akan tinggal diam, dan kami pastikan kami akan selangkah lebih maju dari pengedar maupun bandar,” pungkas Rafli.(bbs)