Nelayan Nyambi Bandar Narkoba

oleh
oleh

 

POSMETRO MEDAN – Polrestabes Medan sukses mengungkap aktifitas seorang nelayan nyambi bandar narkoba. Tidak tanggung-tanggung, 8 kg sabu asal Malaysia berhasil disita sebagai barang bukti.

 

Pelaku berinisial MD alias DB (55) diamankan dari kediamannya di Jalan Ir Sumantri, Kabupaten Asahan, Jumat (17/10/2025) kemarin. Barang bukti diperoleh MD dari salah seorang warga Malaysia berinisial AL.

 

“Jadi tersangka ini yang menjemput langsung narkoba dari Malaysia, lalu menyimpannya di gudang,” ujar Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak.

BACA JUGA..  Kenalan di Aplikasi Pertemanan, Berujung iPhone 13 Dibawa Kabur

 

Menurutnya, jaringan pelaku sudah berulang kali menjual dan mengedarkan narkoba di sejumlah wilayah di Sumatera Utara. Terkuak, pelaku awalnya memasok narkotika jenis sabu seberat 38 kilogram dan 1000 butir pil ekstasi.

 

Jaringan MD telah lama beroperasi, serta diduga kuat telah mengedarkan sabu sebanyak 38 kg serta 1.000 butir pil ekstasi di sejumlah wilayah Sumatera Utara.

BACA JUGA..  Kurir Narkoba Simpan Sabu di Selangkangan Diringkus Avsec Bandara Kualanamu

 

“Kami masih melakukan pengembangan untuk menangkap tersangka lain, termasuk AL (DPO), serta menelusuri kemungkinan tindak pidana pencucian uang,” kata Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak, Minggu (26/10/2025).

 

Sementara itu, Kasatresnarkoba Polrestabes Medan, Kompol Rafli Yusuf Nugraha, mengungkapkan saat proses penangkapan MD, personel sempat bergumul dengan tersangka yang berupaya melawan dan kabur.

 

Tidak hanya mendapat perlawanan dari tersangka, personel Satresnarkoba Polrestabes Medan juga mendapat perlawanan dari pihak keluarga. Perlawanan terjadi saat penggeledahan di sebuah ruko spare part dan bengkel milik tersangka MD, yang awalnya mengaku berprofesi sebagai nelayan.

BACA JUGA..  Polsek Medan Baru Gebrak Malam dengan Patroli KRYD

 

“Kami sempat mendapat perlawanan dari tersangka. Selain itu, saat melakukan penggeledahan di sebuah ruko yang jadi bengkel dan toko spare part. Terdapat perlawanan tidak hanya dari keluarga pelaku, tapi juga warga sekitar yang terprovokasi. Namun kami berhasil mengendalikan situasi, dan pelaku berikut barang bukti berhasil kami amankan,” ujarnya.