example bannerexample bannerexample banner

Kota Binjai Tampilkan Inovasi KATA BAIK dalam Lomba Inovasi Daerah Sumut 2025

oleh
Kota Binjai Tampilkan Inovasi KATA BAIK dalam Lomba Inovasi Daerah Sumut 2025

POSMETROMEDAN.COM – Kota Binjai resmi mengikuti ajang Lomba Inovasi Daerah Provinsi Sumatera Utara Tahun 2025 untuk kategori kabupaten/kota. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Rapat Prof. Dr. HS. Hadibroto, MA, Bappelitbang Provinsi Sumut, Jalan P. Diponegoro No. 21A, Medan, pada Jumat (10/10).

Berdasarkan hasil penilaian substansi tahap pertama yang meliputi proposal dan pemenuhan indikator inovasi sesuai Permendagri No. 104 Tahun 2018, Tim Validasi Lomba Inovasi Daerah Provinsi Sumut menetapkan 40 nominator terpilih, dan Kota Binjai berhasil masuk dalam 10 besar untuk kategori perangkat daerah kabupaten/kota.

Dalam sesi presentasi di hadapan dewan juri, Pemerintah Kota Binjai yang diwakili oleh Kepala Dinas Pariwisata Kota Binjai, Zulfan, S.T., M.M., memaparkan inovasi unggulan berjudul “KATA BAIK” (Kampung Tahu Binjai Aktif Inovatif Berkelanjutan). Zulfan menjelaskan bahwa KATA BAIK merupakan ikon UMKM berbasis kuliner khas yang tumbuh di Kelurahan Sukamaju, Kecamatan Binjai Barat.

example banner

“KATA BAIK merupakan inovasi pengembangan ekonomi lokal melalui penguatan UMKM berbasis produksi tahu. Saat ini, KATA BAIK telah berkembang menjadi ikon kuliner dan destinasi wisata yang dikelola secara terpadu melalui kolaborasi dengan Koperasi Merah Putih,” ujar Zulfan.

BACA JUGA..  Setoran Juru Parkir Mendadak Naik, Dishub Binjai Akui Tengah Perbaiki Pengelolaan Retribusi

Program ini melibatkan sinergi dari lima unit kerja di Pemerintahan Kota Binjai, yakni Kecamatan Binjai Barat, Dinas Koperasi dan UKM, Dinas Pariwisata, Dinas Ketenagakerjaan, Perindustrian dan Perdagangan, serta Bapperida Kota Binjai. Selain itu, juga bermitra dengan satu perguruan tinggi serta 47 pelaku Industri Kecil Menengah (IKM) aktif.

Dengan kapasitas produksi mencapai 6 hingga 8 ton kedelai per hari, KATA BAIK mencatat omzet rata-rata sebesar Rp800 juta hingga Rp1 miliar per bulan. Program ini tidak hanya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, tetapi juga mendorong pembangunan sentra industri tahu yang berdaya saing tinggi dan berkelanjutan, sekaligus menjadi destinasi wisata edukatif unggulan di Kota Binjai.

BACA JUGA..  Polres Binjai Sapu Peredaran Narkoba, 28 Tersangka Dibekuk dalam 20 Hari
example bannerexample banner

Turut hadir mendampingi Kadis Pariwisata dalam sesi presentasi, Camat Binjai Barat Oscar Arifandi Ginting, S.STP., M.H., Kepala Dinas Ketenagakerjaan, Perindustrian dan Perdagangan Kota Binjai Drs. Hamdani Hasibuan, Kepala Bagian Hukum Setdako Binjai Muhammad Iqbal, S.H., Sekretaris Bapperida Kota Binjai Astried Wulan Sary, S.Sos., M.I.Kom., Plt. Kepala Dinas Koperasi dan UKM, dan Lurah Sukamaju Juliadi, S.E.(rls/putra)