Polsek Biru-Biru Sisir Lapak Judi, Hasilnya Nihil

oleh
Tim Reskrim Polsek Biru-biru saat menyisir (gerebek) lapak judi tembak ikan di Desa Lau Rakit, Kecamatan STM Hilir, Kabupaten Deliserdang, Rabu (7/6), pukul 12.30 WIB. (Oki Budiman/Posmetromedancom)

POSMETROMEDAN.com – Disinyalir  tempat perjudian, Reskrim Polsek Biru-biru sisir (gerebek) lapak judi tembak ikan di Desa Lau Rakit, Kecamatan STM Hilir, Kabupaten Deliserdang, Rabu (7/6), pukul 12.30 WIB.

Penyisiran tersebut dilakukan berdasarkan informasi dari masyarakat, yang menyebutkan adanya praktik judi dadu dan tembak ikan di samping ternak ayam di Desa Lau Rakit (Penen), Kecamatan STM Hilir.

Dari keterangan warga pula, praktik judi tersebut telah beroperasi sekitar seminggu belakangan, dan pengunjung yang bermain sudah mulai ramai.

BACA JUGA..  IRT di Sergai Nekat Jual Sabu, Berakhir 'Nginap' di Kantor Polisi

“Kami datang ke Kantor Desa Penen, bertemu dengan Sekretaris Desa (Sekdes), Kristy Tarigan, beliau mengaku tidak ada bentuk permainan judi di lokasinya,” jelas Kanit Reskrim Polsek Biru-biru, Ipda Irfan Alma kepada wartawan.

Dari situ, timnya kemudian menuju ke lokasi di Desa Lau Rakit, yang merupakan wilayah hukum (wilkum) Polsek Talun Kenas.

“Kita tidak menemukan lokasi yang dimaksud dan kita bertanya kepada Kepala Dusun (Kadus) III, Desa Peria-ria, Enos Barus, tapi dia juga tidak mengetahuinya,” lanjut Irfan Alma.

BACA JUGA..  Viral di Media Sosial Facebook, Dua Wanita Saling Lapor ke Polres Toba

Lalu, tim Reskrim Polsek Biru-biru berpapasan dengan delapan personel Polsek Talun Kenas yang melintas di Desa Peria-ria. Selanjutnya, personel Polsek Biru-biru mengikuti kedelapan personel Polsek Talun Kenas.

Tiba di perbatasan Desa Lau Rakit, tepatnya di pinggir ladang/kandang ayam dan personel gabungan Polsek Biru Biru serta Talun Kenas melakukan pengecekan di lokasi tersebut, apakah ada permainan judi yang diinformasikan warga.

BACA JUGA..  Grosir Dibobol, Barang Dagangan & Rp3 Juta Digondol

Namun nyatanya, hasilnya nihil. Tidak ada praktik perjudian di lokasi itu.

“Kita bertemu dengan pemilik kandang ayam, Dison Sembiring dan dia mengaku tidak ada perjudian di lokasi kandang ayamnya itu. Kita pun mengecek beberapa warung di sekitar lokasi untuk mencari apakah ada bentuk permainan judi lainnya, namun tidak ditemukan,” beber Irfan Alam mengakhiri. (*)

Reporter: Oki Budiman
Editor: Maranatha Tobing