Dinas Sosial Labuhanbatu Habiskan Rp 9 Juta Mengecat Taman Makam Pahlawan

oleh
Inilah Taman Makam Pahlawan (TMP) di Jalan Jenderal Ahmad Yani, Rantauprapat, Labuhanbatu, yang dicat Dinas Sosial dengan anggaran Rp9.000.0000 dari APBD tahun 2021. (Afriandi/Posmetromedan.com)

POSMETROMEDAN.com – Pada tahun 2021 lalu, Pos APBD Dinas Sosial mengalokasikan dana sebesar Rp9.900.000 untuk pemeliharaan Taman Makam Pahlawan (TMP) Nasional Labuhanbatu.

Rinciannya, Rp300.000 digunakan untuk belanja barang habis pakai dan Rp9.600.000 sebagai belanja pemeliharaan TMP.

Kepala Dinas Sosial  Zainuddin Harahap saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, Kamis (08/09/22) kemarin mengatakan, pemeliharaan TMP itu dilakukan dengan mengecat TMP yang beralamat di Jalan Jenderal Ahmad Yani, Rantauprapat.

BACA JUGA..  Lahan Eks HGU PTPN I Sampali Berpotensi Konflik

“Dicat dan kebersihannya. Ya termasuk lah pemeliharaan (kebersihan) disitu,” katanya.

Zainuddin menambahkan, pemeliharaan tidak hanya mengecat dan kebersihan saja, tetapi untuk perbaikan pintu dan kunci yang rusak.

“Tapi nanti saya tanyalah apalagi. Kadang-kadang kan ada lagi pintu yang  rusak, ada yang ngapakan kunci,” tambahnya.

Saat ditanya, siapa orang yang bekerja sebagai petugas pemeliharaan di TMP pada tahun 2021 lalu, Zainuddin malah menjawab pekerja yang menjadi petugas pemeliharaan di tahun 2022 ini.

BACA JUGA..  Harga Pertamax Naik Rp 16.650 Perliter, Warga Deli Serdang Kutuk Pemerintah

“Tahun ini masuk, sudah ada kita, apakah ada tiga atau empat orang itu. Kita ambil dari petugas Dinas Lingkungan Hidup petugasnya. Seminggu dua atau tiga kali mereka bersihkan itu,” jawabnya.

Saat dipertegas kembali pertanyaan, siapa yang menjadi pekerja pemeliharaan TMP tahun 2021, jawaban Zainuddin juga tidak tegas.

“Tahun 2021 kita pakai tenaga apa aja,  apa namanya. Gak hitung bulananan dia. Ya kita bersihkan, kan gitu” katanya.

BACA JUGA..  JMKT Kampanye Keselamatan : Kasus Tabrak Belakang Dominasi Kecelakaan di Tol Medan - Tebing Tinggi

Mengenai anggaran belanja barang habis pakai sebesar Rp300 ribu dalam program pemeliharaan TMP itu, Zainuddin mengaku anggaran itu digunakan untuk belanja Alat Tulis Kantor (ATK) dan biaya makan minum rapat.

“Ya iyalah. Ada rapatnya. Itu untuk ATK dan rapat makan minum,” akunya.

Reporter: Afriandi
Editor: Maranatha Tobing