POSMETROMEDAN.com – Jembatan Sungai Oyo di Kabupaten Nias Barat, kini sangat memprihatinkan dan berbahaya untuk dilalui kendaraan, terutama bertonase (baca: bermuatan) besar.
Kini Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Nias Barat sedang berupaya untuk memperbaikinya. Apalagi jembatan tersebut salah satu jalur transportasi penting di daerah tersebut.
Melalui Bupati Nias Barat, Khenoki Waruwu, kondisi jembatan itu telah disampaikan ke pihak Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) langsung ke Gubernur Edy Rahmayadi.
Upaya kerja keras Bupati membuahkan hasil. Pemprovsu mengucurkan dana kurang lebih Rp.25 Miliar untuk pembangun jembatan tersebut.
Setelah berhasil melobi provinsi, ternyata pembangunan tidak bisa langsung dilaksanakan. Hal itu karena masih ada oknum masyarakat sekitar jembatan yang belum bersedia menghibahkan tanah nya.
Bahkan, Bupati Khenoki Waruwu sudah tiga kali memfasilitasi pertemuan untuk pembebasan lahan, yang diperuntukkan sebagai pertapakan jembatan.
Walau bupati turun tangan langsung, tidak membuat oknum masyarakat pemilik tanah bersedia menandatangani surat hibah tersebut.
Hingga kemarin, sesuai informasi yang diperoleh wartawan, masih ada warga yang ngotot tidak mau menghibahkan tanahnya. Bahkan oknum tersebut meminta ratusan juta rupiah sebagai ganti rugi.
Melihat hal itu, Bupati Nias Barat Khenoki Waruwu mengajak masyarakat pemilik lahan untuk mendukung pembangunan Jembatan Sungai Oyo.
“Dihimbau masyarakat kita yang belum menandatangani surat hibah tersebut supaya segera membebaskan lahan itu, agar jangan menjadi kendala” ucap Khenoki Waruwu, Selasa (11/1/2022).
Jembatan Sungai Oyo itu, Lanjut Khenoki Waruwu, merupakan kebutuhan semua masyarakat Nias Barat. Bukan hanya kebutuhan sebagian orang ataupun Pemerintah. Jadi mari kita terima dan dukung pembangunannya.
Untuk itu, dimohon dukungan seluruh masyarakat Nias Barat supaya pembangunan Jembatan Sungai Oyo tersebut dapat terlaksana baik.
Salah seorang warga yang sedang melewati jembatan berlantai broti itu, Selasa (11/01/2022), saat dijumpai wartawan menyampaikan bahwa jembatan itu cukup parah.
“Jembatan ini cukup parah, dan kita minta perhatian dari pemerintah,” ucap warga memberi dukungan dengan langkah yang sedang dilakukan Bupati. (*)
Reporter: Peringatan Gulo
Editor: Mangampu Sormin












