Korban Erupsi Sinabung Datangi Kantor BPBD Karo

oleh -179 views

POSMETROMEDAN.com – Sejumlah masyarakat korban erupsi Gunung Sinabung, berasal dari Desa Sukanalu, Kecamatan Naman Teran, mendatangi kantor BPBD Kabupaten Karo,Jum’at (17/09/2021) sekitar pukul 10.00 Wib,

Kedatangan mereka untuk mempertanyakan kejelasan bagaimana nasib meraka yang terdampak erupsi Sinabung, namun tidak terdata sebagai penerima bantuan rumah dan lahan di kawasan relokasi tahap III di Siosar.

Dihadapan Nius Abdi Ginting selaku Kepala Bidang (Kabid) Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Kabupaten Karo, Tani Sitepu (50)–mewakili masyarakat, mejelaskan bahwa dia memiliki rumah dan lahan di Desa Sukanalu, namun dirinya tidak terdaftar sebagai penerima rumah dan lahan di relokasi Siosar.

Dia juga menjelaskan bahwa, sebelumnya dia sudah menyerahkan sejumlah data kepemilikan rumah dan lahan kepada Kepala Desa Sukanalu sekitar tahun 2018 lalu, pada saat dilakukan pengusulan nama penerima rumah dan lahan relokasi Siosar.

“Saya bingung kenapa saya tidak terdaftar sebagai penerima rumah dan lahan di kawasan relokasi Siosar. Sementara saya memiliki rumah dan lahan di  Desa Sukanalu dan sudah pernah didata oleh Kepala Desa. Memang benar saya sudah berdomisili di luar Desa Sukanalu, tapi kan saya punya rumah dan lahan yang tidak bisa dipergunakan lagi disana,” katanya.

BACA JUGA..  Rebutan Lahan Kosong, Ayah dan Anak Ditangkap Polisi

Dilanjutkan Tani Sitepu, “Sementara sepengetahuan saya, ada juga masyarakat yang tidak punya rumah ataupun lahan, dia tercatat sebagai penerima di kawasan relokasi. Kalau memang datanya diambil dari jumlah pemilik rumah dan lahan di Sukanalu, otamastis kan rumah kami pasti masuk tapi kenapa kami tidak dapat bantuan rumah di kawasan relokaasi Siosar?. Dan saya juga ada mendengar kalau kami akan dapat bantuan di tahap berikutnya, kalau memang benar mohon penjelasannnya,“ ujar Sitepu.

Sementara salah seorang warga lain bernama Febriana Br Sitepu, yang didampingi oleh keluarganya menjelaskan bahwa Febriana adalah seorang anak yatim piatu. Dimana orangtuanya meninggal pada tahun 2016 lalu dan orangtuanya berdomisili di Desa Sukanalu namun tidak juga tercatat sebagai penerima rumah di kawasan relokasi Siosar.

BACA JUGA..  18 Desa Level Berbahaya, 75 Desa Kawasan Waspada 

Menanggapi pertanyaan sejumlah warga tersebut, Nius Abdi Ginting menjelaskan bahwa, pendataan pengusulan nama warga yang akan direlokasi ke kawasan Siosar, datanya berasal dari kepala Desa. Dan kepala desalah yang mengetahui itu semua. Dia menjelaskan bahwa pihaknya hanya menerima data dan menurutnya bukan hanya mereka (warga yang datang) yang mengalami permasalahan tersebut.

“Bukan hanya bapak yang mengalami hal demikian, namun masih banyak warga yang lain sama seperti bapak. Hanya saja mungkin pada saat verifikasi data, data kalian tidak terverifikasi makanya tidak dapat rumah di kawasan relokasi Siosar. Terlebih kalian kan sudah tidak berdomisili di Desa Sukanalu, makanya mungkin tidak terverifikasi,” ujarnya .

Nius juga menjelaskan, bahwa terkait hal yang disampaikan warga tersebut nantinya akan tetap diupayakan BPBD untuk dapat bagian dari dampak kerugian erupsi Sinabung.

BACA JUGA..  Anggota TNI AU Bonyok Dikeroyok di Klambir V, 5 Orang Diamankan

Hanya saja untuk saat ini fokus dari pemerintah melalui BPBD akan fokus terlebih dahulu untuk menyelesaikan permasalahan relokasi tahap III.

“Kalau memastikan apakah bantuan ganti rugi itu ada atau tidak belum bisa kita pastikan. Kami masih fokus untuk menyelesaiakan dulu permasalah relokasi tahap III bagi warga yang berdomisili di desa yang direlokasi. Kalau nanti ini sudah selesai, baru kita akan berupaya lagi bagaimana caranya agar masyarakat yang berdomisili luar desa namun memiliki aset di desa yang direlokasi dapat bagian,” jelasnya.

Mendengar penjelasan Kabid RR tersebut, warga tetap berharap ada perhatian dari pemerintah, atau setidak tidaknya melakukan pendataan terhadap mereka yang belum menerima bantuan apapun sama sekali terkait masalah relokasi korban pengungsi erupsi Sinabung, agar ada kejelasan terhadap nasib mereka. (oky)

EPAPER