Kemenag Hapus Surat Nikah

oleh -125 views
ILUSTRASI

POSMETROMEDAN.com – Kemenag meluncurkan kartu nikah digital yang mulai dirilis pada akhir Mei 2021. Mulai Agustus 2021, Kementerian Agama (Kemenag) memutuskan menghentikan penerbitan kartu nikah fisik.

Kamaruddin Amin selaku Dirjen Bimas Islam Kemenag mengatakan layanan kartu nikah digital dapat diakses di semua Kantor Urusan Agama (KUA) yang telah terintegrasi dengan Sistem Informasi Manajemen Nikah (Simkah Web).

“Saat ini ada 5.819 KUA yang sudah bisa mengakses Simkah Web. Jumlah tersebut masih terus bertambah seiring dengan peningkatan kualitas pelayanan di KUA,”jelas Kamaruddin seperti yang dikutip pada laman resmi Kemenag, Rabu (11/08/2021).

BACA JUGA..  Alumni AKABRI 1998 Gelar Vaksinasi dan Bakti Sosial Nusantara di Sumut

Ia menambahkan kartu nikah bukan pengganti buku nikah, sehingga pasangan pengantin tetap akan menerima buku nikah fisik.

“Sementara kartu nikah akan diberikan secara digital melalui nomor WhatsApp maupun email yang didaftarkan. Tetapi bagi pasangan pengantin yang menghendaki kartu nikah fisik, bisa mengajukan permohonan kepada Kepala KUA selama persediaan kartu nikah di KUA tersebut masih ada,” paparnya.

BACA JUGA..  Kapoldasu Terus Pulihkan Kesehatan di Sumut

Penggantian kartu nikah fisik menjadi digital sesuai Surat Edaran Ditjen Bimas Islam Nomor B-2361/Dt.III.II/PW.01/07/2021 terkait Penggunaan Kartu Nikah Digital. Surat tersebut ditandatangani Muhammad Adib Machrus selaku Plt.Direktur Bina KUA dan Keluarga Sakinah Ditjen Bimas Islam.

Sehingga, Calon Pengantin (Catin) tidak perlu repot-repot untuk mengantri ke Kantor Urusan Agama (KUA). Catin pun dapat langsung mengisi formulir pendaftaran nikah melalui Simkah Web di www.simkah.kemenag.go.id/. dengan mengisi data-data dengan lengkap, termasuk nomor telepon, dan alamat email yang masih aktif.

BACA JUGA..  Melawan, Pelaku Curanmor Roboh Dibedil Tekab Patumbak  

Setelah pasangan pengantin selesai melaksanakan akad nikah, kartu nikah digital akan dikirim melalui email dan nomor WhatsApp yang telah didaftarkan melalui Simkah Web (sementara masih melalui email) dalam bentuk tautan atau ‘link’.(*)

EPAPER