POSMETROMEDAN.com – Diduga akibat seorang siswa yang bermain Korek api di sebuah bangunan bekas asrama siswa- siswi, menyebabkan bangunan bekas Asrama Yayasan Tahfidz Qur’an Boarding School SMP – SMA Amanah Tahfidz Qur’an yang berada di Pelita Dusun 12, Desa Medan Krio, Kec Sunggal DS, ludes terbakar, Senin (14/6) sekitar Pukul 21.00 Wib.
Kapolsek Sunggal Kompol Yasir Ahmadi melalui Kanit Reskrim AKP Budiman Simanjuntak, menjelaskan.
Saat kejadian Polsek Sunggal mendapat informasi dari masyarakat segera menindaklanjuti laporan tersebut.
Tak lama berselang 11 unit mobil Damkar yang terdiri dari, 4 unit Damkar Deli Serdang, 4 unit Damkar Medan, 2 unit Damkar PT Galata dan 1 unit Damkar Binjai datang kelokasi kebakaran guna memadamkan api.
Usai api berhasil dipadamkan petugas Polsek Sunggal segera memasang Police line disekitaran TKP sembari mencari keterangan dari para saksi – saksi dan memanggil tim Inafis.
“Menurut keterangan Penanggung Jawab Yayasan Muhammad Haikal, bahwa kebakaran tersebut terjadi akibat adanya Siswa yang bermain Korek api di sebuah bangunan bekas asrama Siswa Siswi tersebut sehingga mengakibatkan kebakaran di asrama yang tidak di gunakan itu lagi yang mana juga di temukan Springbed yang terbakar di salah satu kamar yang tidak digunakan oleh Siswa -Siswi yayasan tersebut,”ucap Kanit Reskrim Polsek Sunggal AKP Budiman. Selasa (15/6) sore.
Masih kata Budiman, menurut keterangan Saksi Muhammad Yasir Abdullah (41) yang merupakan Kepala Sekolah SMA Yayasan Amanah Tahfidz Qur’an, kebakaran tersebut diakibatkan karena listrik yang korslet di salah satu kamar asrama yang sekarang di jadikan gudang.
“Atas kejadian tersebut, tidak ada korban jiwa. Namun akibatnya bangunan bekas Asrama yang terdiri 10 kamar hangus terbakar dan kerugian di tafsir sekitar Rp. 300 juta. Penyebab terjadinya kebakaran bangunan bekas asrama tersebut masih kita selidiki,”tutup Budiman. (oki)












