Wanita Bercadar Tewas Baku Tembak di Mabes

oleh -1.317 views

EPAPER

POSMETROMEDAN.com – Baku tembak di dalam Mabes Polri di Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan pada Rabu sore (31/3/2021). Diduga baku tembak terjadi antara polisi dengan terduga teroris perempuan.

Dari video yang beredar terdengar suara baku tembak antara anggota polisi dengan seorang perempuan yang diduga teroris. Dari baku tembak itu seseorang perempuan yang berpakaian baju hitam tergeletak.

Dengan mengenakan pakaian serba hitam dipadu jilbab berwarna biru, wanita itu memasuki halaman gedung utama Mabes Polri dengan santai berjalan. Dia tampak membawa sebuah map warna kuning.

BACA JUGA..  Kapoldasu Minta Jurnalis Muda Poldasu Tetap Eksis, Gibson Simanjuntak: Kita Siap!

Seorang petugas polisi tampak duduk di sebuah kursi di depan sebuah gedung di dekat gerbang. Petugas itu kemudian tampak berdiri dan menuju ke dalam gedung.

Pelaku mulanya tampak berbelok ke kanan di samping gedung. Namun, dia kemudian mengikuti petugas yang masuk ke dalam gedung. Sejurus kemudian, perempuan itu menodongkan senjata api kepada petugas yang berada di dalam. Tiga petugas yang keluar untuk mengecek juga ditodong.

BACA JUGA..  Gunung Sampah Kota Medan Sudah Mencapai 41 Meter

Perempuan itu terus menodongkan senjata ke dalam dan di depan gedung. Perempuan itu pun kemudian terlihat berjalan menuju halaman sembari tetap menodongkan pistol.

Tak berapa lama, terdengar suara tembakan diikuti tembakan lainnya. Asap tampak muncul di sekitarnya. Perempuan itu pun terlihat langsung tergeletak. Tampak pistol terletak tepat di dekat kakinya.

BACA JUGA..  Tekan Covid-19 Selama Ramadan dan Idulfitri, Edy Rahmayadi Keluarkan Surat Edaran Tentang Pembatasan Kegiatan

Pasca kejadian itu, sejumlah polisi berseragam lengkap disiagakan di sekitar Mabes Polri. Sekira pukul 16.57 WIB, petugas mengenakan rompi antipeluru dan bersenjata memasuki lokasi penyerangan. Selain petugas kepolisian dilarang masuk ke dalam Mabes.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyatakan akan memberikan keterangan soal penyerangan ini.

“Ya nanti saja,” kata Sigit ketika dihubungi wartawan. (bbs/ras)

EPAPER